SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro melepas pemberangkatan kontingen dari dua cabang olahraga (cabor), yakni renang dan bola tangan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) 2025 di Malang Raya.
“Cabor renang dan bola tangan ini sama sama punya target medali emas,” kata Wakil Ketua KONI Bojonegoro, Tony Ade Irawan kepada Suarabanyuurip.com usai acara pelepasan kontingen, Senin (23/6/2025) di salah satu rumah makan setempat.
Total sebanyak 35 atlet, dari cabor renang dan bola tangan akan berkompetisi di venue masing-masing. Bola tangan akan bertanding di Lapangan Futsal Mojolangu, Kota Malang. Sedangkan renang akan berkompetisi di Kolam Renang Gedung Olahraga Kanjuruan.
“Renang dijadwalkan pada tanggal 25-27 Juni 2025, untuk bola tangan pada 24 Juni 2025 sampai dengan 5 Juni 2025,” ujar mantan jurnalis media cetak ini.

Sementara itu, Ketua Cabor Bola Tangan Bojonegoro, Susetya Kukuh Kurniawan menyatakan, pihaknya mengirimkan dua tim. Terdiri tim indoor putra dan indoor putri. Total sebanyak 32 atlet dan enam official.
“Targetnya untuk putra, karena juara bertahan di tiga Porprov Jatim sebelumnya, kami berusaha untuk meraih medali emas. Kalau yang tim putri ini proyeksinya medali perak, kalau bisa,” ungkap guru pendidikan jasmani di SMAN Balen ini.
Dijelaskan, persiapan cabor bola tangan sudah lama dilakukan sejak 2024. Setelah itu diambil alih oleh KONI pada Januari sampai Juni 2025. Atlet yang tersusun dalam tim berasal dari berbagai kecamatan di Bojonegoro secara merata.
“Harapan kami tim bola tangan bisa meraih medali emas, sebab telah banyak persiapan kami lakukan, mulai try out di dalam sampai di luar hingga terakhir di Bandung. Mudah-mudahan sesuai target,” jelasnya.

Sementara Pengurus Bidang Pembinaan Prestasi Cabor Renang, Bernard Dwi Aulia Cahya mengaku, menurunkan tiga atlet andalan. Satu atlet putra dan dua atlet putri.
Atlet putra dimaksud yaitu Muhammad Hafidz Rizal Wibowo, turun di gaya punggung 200 meter dan 50 meter. Untuk dua nomor ini target yang hendak diraih adalah satu emas dan satu perak.
Kemudian, Aurelia Zahra Asa, perenang putri yang turun di gaya dada 100 meter dan 200 meter, dengan target satu perak dan satu perunggu.
“Atlet putri lainnya yakni Azzahra Nazwa Santoso turun di gaya punggung 200 meter dan 50 meter. Targetnya perunggu,” bebernya.(fin)





