Desa Energi Berdikari Sumengko Bojonegoro Manfaatkan Tenaga Surya, Inilah Keuntungannya

Panel surya Desa Sumengko.
Panel surya di atas atap Balai Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pemanfaatan jenis energi baru terbarukan berupa tenaga surya, menjadikan Desa Energi Berdikari Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini menikmati banyak keuntungan. Mulai dari hemat biaya listrik, hingga laba dari produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Desa Energi Berdikari adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Elnusa Tbk (ELNUSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina.

Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sumengko, Nanik Enggarwati menuturkan, sebanyak 47 orang tergabung di lembaga yang ia pimpin. Sejak tahun 2020, PKK Sumengko telah merintis usaha skala rumah tangga berupa minuman herbal.

Minuman herbal itu berbahan serai, kunyit, jahe, dan sebagainya. Bahannya sebagian dari tanaman obat keluarga (Toga) dari pekarangan para anggota. Merek minumannya adalah “Cenayu”. Rintisan ini lalu berkembang pesat setelah mendapat sentuhan dari Elnusa pada 2023.

“Elnusa juga membantu kami dalam hal pemasaran,” kata Nanik Enggarwati kepada Suarabanyuurip.com, Senin (28/7/2025).

Kades Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Rudi Setyawan
Kades Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Rudi Setyawan menunjukkan kontrol daya panel surya.(arifin jauhari)

Minuman herbal merek “Cenayu” itu ada lima macam yang diproduksi dan dikemas modern dalam botol plastik sedemikian rupa. Yaitu Japanis, Senja, Seruni, Sekuja, dan BlueMon.

Proses produksinya menggunakan energi bersumber dari tenaga surya yang diberikan oleh Elnusa. Letaknya di gedung PKK komplek Balai Desa Sumengko. Peralatan elektronik yang digunakan berproduksi mulai blender hingga showcase (kulkas penyaji produk) memanfaatkan energi matahari.

“Jadi kami nggak perlu bayar listrik untuk produksinya, tentu bisa lebih untung karena menekan biaya produksinya,” ujar Nanik tanpa memberikan rincian keuntungan yang didapat.

Tak hanya pada sisi kesejahteraan anggota PKK Sumengko, panel surya yang terpasang di atas atap komplek Balai Desa Sumengko ini pun memiliki manfaat lain bagi pemerintah desa (pemdes) setempat.

“Tenaga surya dapat mengurangi beban biaya listrik kami,” ungkap Kepala Desa Sumengko, Rudi Setyawan.

Dijelaskan, sumber daya matahari itu dimanfaatkan untuk aktivitas pelayanan di Kantor Desa Sumengko. Kendati belum seluruh energi listrik tergantikan, namun dapat meringankan biaya penggunaan listrik setiap bulan. Mulai komputer, printer lampu, dan Air Conditioner (AC).

“Ya misalnya saja listrik mestinya bayar Rp500 ribu kan jadi berkurang,” jelasnya.

Minuman herbal merek Cenayu dalam kulkas menggunakan tenaga surya.
Minuman herbal merek Cenayu dalam kulkas menggunakan tenaga surya.(arifin jauhari)

Untuk diketahui, atas Program Desa Energi Berdikari tersebut, Elnusa menerima penghargaan bergengsi “7th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2025″. Elnusa menerima penghargaan ini pada ajang CSR Brand Equity Summit 2025 yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media dan didukung oleh Asia Research, Kamis (1/5/2025) dua bulan lalu.

Ajang mengusung tema “Developing Brand Company’s with Government’s CSR Goals” itu bertujuan untuk memperkuat posisi brand perusahaan melalui sinergi dengan tujuan-tujuan CSR Pemerintah, khususnya dalam pilar keberlanjutan.

Proses penilaian dilakukan melalui kajian mendalam, mencakup indikator CSR Activity Awareness dan CSR Image yang diukur berdasarkan persepsi publik, media monitoring, serta sustainability report perusahaan.

Program Desa Energi Berdikari dinilai berhasil menjawab isu-isu sosial dan energi dengan pendekatan yang inovatif, berkelanjutan, serta berdaya guna.

Melalui program itu, Elnusa membuktikan bahwa pelaksanaan CSR bukan sekadar kegiatan filantropi, namun merupakan bagian strategis dari pertumbuhan bisnis perusahaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Corporate Secretary Elnusa, Frida Lidwina mengatakan, bahwa penghargaan itu menjadi bukti nyata bahwa Elnusa konsisten dalam memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Program Desa Energi Berdikari dirancang sebagai solusi atas tantangan energi di tingkat komunitas sekaligus memperkuat nilai-nilai keberlanjutan.

“Ini sejalan dengan komitmen kami dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam strategi bisnis secara menyeluruh,” kata Frida Lidwina dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Jumat (2/5/2025) kala itu.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait