Harga Singkong Murah, Petani Pinggiran Hutan Pilih Jual Gaplek Kering

Petani kupas singkong
Para petani pinggiran hutan di Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sedang mengupas singkong untuk dijemur menjadi gaplek kering di halaman rumah.

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Petani pinggiran hutan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tahun ini tak lagi menjual singkong langsung seperti tahun lalu karena harganya sangat murah. Mereka kini lebih memilih menjual gaplek kering yang harganya terus merangkak naik.

Tahun ini harga singkong hanya Rp700 per kilogram (Kg) dan harga gaplek kering cenderung naik dari semula Rp2.200 per kg menjadi Rp2.400 per kg. Sedangkan pada tahun 2024 lalu harga singkong Rp1.200 per kg, dan gaplek tembus Rp4.000 per kg.

“Tahun ini rata-rata petani pilih jual gaplek ketimbang jual singkong langsung. Karena harga singkong murah hanya Rp700 per kg dan harga gaplek naik dari Rp2.200 per kg menjadi Rp2.400 per kg,” kata Parmo, salah satu petani pinggiran hutan kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (31/08/2025).

Warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem ini mengaku, jika cuaca mendukung proses pengeringan gaplek tidak butuh waktu lama, cukup empat sampai lima hari saja. Yakni mulai dari pengupasan singkong, kemudian gaplek dijemur hingga kering siap jual.

Baca Juga :   Baliho Caleg Bahayakan Pengguna Jalan

“Harapannya harga gaplek bisa terus naik ya, minimal samalah dengan tahun lalu tembus Rp4.000 per kg. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian para petani sekitar hutan,” ujarnya.

“Jualnya di pedagang sekitar sini saja Mas. Alhamdulillah hasil dari menjual gaplek dapat Rp500 ribu lebih, lumayan bisa untuk kebutuhan keluarga,” imbuhnya.

Senada diungkapkan Waiman. Ia mengaku, tahun ini juga tidak lagi menjual singkong langsung seperti tahun lalu, dan memilih jual gaplek. Karena perhitungannya masih untung dijual gaplek ketimbang jual singkong. Meski butuh waktu untuk mengeringkan gaplek siap jual.

“Tahun lalu saya pilih jual singkong langsung karena harganya bagus, tapi tahun ini milih jual gaplek saja, singkong harganya murah hanya Rp700 per kg. Untuk singkong, rata-rata usia tanam 8 bulan baru bisa di panen,” kata Waiman.

“Berapapun hasil dari jual gaplek yang tak dapat saya syukuri saja, penting tidak merugikan orang lain dan cukup buat kebutuhan keluarga sehari-hari,” pungkasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pedagang Bakso di Balen Ditemukan Meninggal di Warungnya

Pos terkait