SuaraBanyuurip.com – Sasongko
Bojonegoro — Sebagian petani pinggiran hutan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memilih menanam kacang hijau pada musim tanam ketiga. Selain perawatannya lebih mudah, tanaman tersebut dinilai lebih tahan terhadap cuaca panas dibanding jagung.
Salah satu petani pinggiran hutan, Suradi, mengatakan, ditanam ketiga ini lebih memilih kacang hijau setelah sebelumnya menanam padi dan kacang tanah.
“Untuk tanam ketiga, setelah kacang tanah, saya memilih tanam kacang hijau daripada jagung,” kata Suradi, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (12/5/2026).
Menurut warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem ini, intensitas hujan yang mulai berkurang dan cuaca panas menyebabkan kondisi tanah cepat mengering. Karena itu, kacang hijau dianggap lebih cocok ditanam saat ini.
“Kalau kacang hijau lumayan tahan panas dan tidak mudah mati. Perawatannya juga lebih mudah dan tidak rumit,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Paenah, petani lainnya di wilayah pinggiran hutan. Dia juga memilih menanam kacang hijau karena kondisi lahannya mudah kering saat musim kemarau mulai datang.
“Saya juga pilih tanam kacang hijau, sekarang sudah usia hampir satu bulan. Panennya lebih cepat, sekitar dua bulan sudah panen. Kalau jagung bisa sampai empat bulan,” ujarnya.
Paenah berharap, harga jual kacang hijau tahun ini baik sehingga hasil yang didapat nanti memuaskan.
”Semoga saja tahun ini harga kacang hijau bagus. Sehingga hasilnya dapat untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga,” tandasnya.(ko)





