PGN Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Keamanan dan Keselamatan Infrastruktur Gas Bumi di Gresik

PGN SOR III Surabaya.
PUBLiC SAFETY : Warga Desa Karengkering, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengikuti edukasi dari PGN SOR III Surabaya dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan infrastruktur energi.(ist/pungki)

Suarabanyuurip.com — Arifin Jauhari

Gresik — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk melalui Sales and Operation Region (SOR) III Surabaya menyelenggarakan Public Safety and Security Awareness (PSSA) di area Offtake Station (OTS) di Desa Karangkering, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan infrastruktur energi.

Lebih dari 100 peserta dari warga sekitar, tokoh masyarakat, aparat desa, dan para pemangku kepentingan lainnya hadir di Public Safety and Security Awareness (PSSA) di area Offtake Station (OTS) di Desa Karangkering.

Area Head PGN SOR III Surabaya, Arief Nurrachman mengatakan, acara itu merupakan bagian dari agenda rutin PGN yang bertujuan membangun sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga aset negara yang bersifat vital strategis. Instalasi pipa gas bumi dan fasilitas OTS PGN merupakan bagian dari objek vital nasional, maka kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi elemen kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari potensi gangguan.

Baca Juga :   Pemdes Campurejo Terima Tagihan Pajak Lapangan Sukowati

Dengan penyelenggaraan PSSA ini, PGN berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga dan melindungi aset infrastruktur gas bumi demi ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari objek vital nasional, infrastruktur gas bumi milik PGN harus dijaga bersama. PGN mengajak seluruh elemen masyarajat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan dalam memanfaatkan gas bumi,” katanya Arief Nurahcman dalam keterangan resmi kepada Suarabanyuurip.com, Senin (15/9/2025).

Adapun kalender edukasi keselamatan dan keamanan kali ini, terlaksana pada Jumat 12 September 2025. Diharapkan dari kegiatan dimkasud dapat membantu masyarakat untuk semakin memahami potensi risiko serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

“Apabila ada kondisi darurat atau indikasi insiden di sekitar fasilitas PGN, kami harap masyarakat tidak perlu ragu untuk segera melapor kepada kami,” harap Arief.

Dijelaskan, dalam pemaparannya, PGN menyampaikan edukasi seputar pentingnya keselamatan dan keamanan jaringan gas bumi, bagaimana cara mengenali tanda-tanda kebocoran, serta prosedur pelaporan jika terjadi insiden.

PGN juga memberikan penjelasan terkait peran serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi yang aman dan andal, khususnya di wilayah Gresik dan sekitarnya.

Baca Juga :   Petani Sekitar GPF JTB Berhasil Atasi Ancaman Gagal Panen Jagung Bersama PEPC

Arief menambahkan bahwa kegiatan edukasi keamanan dan keselamatan untuk masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen PGN dalam mengedepankan aspek kesehatan (health), keselamatan (safety), keamanan (security), dan lingkungan (environment) atau dikenal dengan istilah HSSE.

“Penerapan HSSE dalam operasional sehari-hari adalah tugas dan kewajiban kami. Selanjutnya, kami bukan hanya ingin mengedukasi tetapi juga membangun budaya sadar keselamatan di masyarakat. Sinergi yang kuat antara PGN dan masyarakat adalah fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan operasi kami,” tandas Arief.

Warga Desa Karangkiring yang hadir memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Sugianto salah satunya, mengaku, informasi mengenai keamanan dan keselamatan sangat bermanfaat untuk sehari-hari.

“Kami mengapresiasi PGN yang melibatkan warga secara langsung dalam upaya perlindungan aset negara yang ada di lingkungan kami,” tuturnya.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait