Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — Jalan nasional Bojonegoro – Cepu, tepatnya pertigaan Beged, turut Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara motor mengalami kecelakaan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tidak adanya traffic light atau lampu pengatur lalu lintas ditengarai menjadi faktor penyebab seringnya laka di tempat tersebut.
“Sering terjadi laka soale di pertigaan gak ada lampu rambu-rambu, terus sebelah timurnya pertigaan itu kan jalannya nikung, baru saja kemarin juga ada laka di situ,” kata Kepala Dusun Petak, Desa Beged, Kecamatan Gayam, Andoko kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (20/9/2025).
Dijelaskan, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dimaksud terjadi pada Jumat, 19 September 2025. Lokasinya berada tepat di pertigaan Beged. Dari keterangan warga, korban laka saat itu berkendara dari arah barat menuju ke timur. Saat korban sedang mendahului truk terserempat truk dari arah berlawanan hingga jatuh. Motor korban tertabarak truk dari arah barat.
“Pertigaan Beged ini sering banget ada kejadian laka, karena tidak ada penanda pertigaan berupa lampu peringatan atau traffic light dipasang di sini,” ungkap Andoko.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama membenarkan telah terjadi laka lantas dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan raya jurusan Bojonegoro-Cepu turut wilayah Desa Beged, Kecamatan Gayam, pada Jumat (19/9/2025), sekitar pukul 15.30 WIB.
“Betul, laka melibatkan sepeda motor Honda Beat nopol S 4263 ABW kontra kendaraan dump truck nopol K 9036 TD kontra truck Mitsubishi nopol G 8239 EE,” ujar Ipda Septian Nur Pratama.
Laka lantas melibatkan pengendara sepeda motor dan dua dump truk. Pengendara Honda beat nopol S 4263 ABW, bernama MNA, laki laki berusia 26 tahun asal Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Korban dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Sedangkan pengemudi dump truck nopol K 9036 TF bernama AI, pria 38 tahun, warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Sale Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Pengemudi truck Mitsubishi nopol G 8239 EE berinisial AS, pria berumur 33 tahun beralamat di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Ipda Septian menjelaskan kronologi kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi semula sepeda motor Honda melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di TKP, pengendara motor bermaksud mendahului kendaraan truck dump nopol K 9036 TD yang dikemudikan oleh AI dengan mengambil haluan ke kanan hingga melebihi as jalan. Pada saat bersaman dari arah timur berjalan kendaraan truck Mitsubishi nopol G 8239 EE yang dikemudikan oleh AS.
Karena jarak sudah dekat akhirnya laka lantas terjadi. Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor jatuh ke kiri, sementara sepeda motornya tertabrak dump truck yang didahuluinya tersebut.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan meninggal di TKP, kemudian di bawa ke RSUD Padangan,” tutur Ipda Septian.(fin)






