Gas Bumi PGN Aman dan Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief.
Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyebutkan, bahwa bahan bakar gas bumi yang digunakan oleh para pelanggan memiliki beberapa sifat khusus yang membuat zat ini aman dan ramah lingkungan. Meski begitu ada beberapa hal yang perlu dipahami ketika menggunakan gas alam ini.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief menuturkan, gas bumi adalah sumber energi bersih dan ramah lingkungan, serta efisien bagi kebutuhan penggunanya. Gas merupakan bahan bakar fosil berbentuk gas yang terdiri campuran gas hidrokarbon dengan komponen utamanya metana (C1H4).

‎”Kandungan metana pada gas bumi sebesar 91,6 persen,” tutur Faishal Arief kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (25/10/2025).

Kandungan lainnya pada gas bumi, kata Faishal, yaitu 2,2 persen karbondioksida (CO2), lalu 0,9 persen butana (C4H10), 0,7 persen nitrogen (N2), 1,2 persen propana (C3), dan 3,4 persen etana (C2).

‎Gas bumi memiliki sifat ringan, mudah menguap ke udara. Tidak mudah meledak. Ramah lingkungan. Dalam keadaan murni, gas alam tidak beracun, tidak berwarna atau rasa. Namun kemudian mendapat tambahan odoran (pembau) supaya mudah dikenali ketika terjadi kebocoran.

Baca Juga :   PGN SOR III Sosialisasi dan Edukasi Keamanan Jargas di Jombang

Sifatnya lebih ringan dari udara, lanjut Faishal, karena sebagian besar terdiri dari metana yang memiliki berat jenis yang lebih ringan dari udara. Maka, jika terjadi kebocoran, gas akan cenderung naik dan menyebar ke udara terbuka, tidak mengumpul di area rendah seperti halnya gas elpiji yang lebih berat dari udara.

Sifat Gas Bumi.
PGN sentiasa menyuluhkan sifat gas bumi dan keamanannya kepada para pelanggan.(arifin jauhari)

‎Energi ini dikatakan ramah lingkungan. Sebab memiliki sisa pembakaran yang lebih bersih. Ini jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil lain seperti batu bara dan minyak bumi. Pembakaran gas alam menghasilkan emisi polutan dan karbon dioksida (CO2) yang lebih rendah.

‎”Gas bumi juga aman karena ringan, tidak mudah meledak, dan tekanan gas yang sampai pada pelanggan sangat kecil, hanya 0,03 bar,” beber pria ramah ini.

Meskipun dianggap sebagai sumber energi yang aman jika digunakan dengan benar, namun pengguna tetap wajib memperhatikan risiko guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya menjaga pipa tetap awet dan melakukan langkah tepat apabila terjadi kebocoran.

Baca Juga :   Patra Niaga Siapkan Harga LPG Khusus untuk Koperasi Merah Putih

Untuk itu, disarankan agar pipa tetap dijauhkan dari sumber api atau instalasi listrik. Berada di area terbuka dan kering. Wilayah dapur memiliki cukup ventilasi, dan sambungan meter yang harus jauh dari jangkauan anak-anak.

‎”Jika terjadi kebocoran, segera tutup kran gas, buka semua pintu dan jendela, jangan menyalakan api dan hubungi Call Center 135, nanti petugas akan mendeteksi dengan alat namanya laser mini methan,” jelas Faishal.

Salah satu pelanggan PGN Area Bojonegoro di Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Sri Bangun mengaku, merasa aman menggunakan gas PGN. Sebab pernah mendapat penyuluhan tentang sifat dan keamanan gas alam. Ia bahkan merasa beruntung dapat menjadi pelanggan PGN.

‎”Saya nyaman menggunakan gas PGN, karena tidak perlu lagi angkat tabung dan tersedia 24 jam. Bayarnya juga mudah cukup dari rumah dengan aplikasi PGN,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait