Relawan PMI Bojonegoro Dilatih Hadapi Bencana

Relawan PMI Bojonegoro.
Relawan PMI Bojonegoro mendapat pengarahan saat latihan gabungan kesiapsiagaan bencana.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memperkuat kapasitas relawan di wilayah setempat melalui Latihan Gabungan (Latgab) di waduk Boba Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Minggu (30/11/2025). Anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam kesiapsiagaan bencana.

Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Hernowo mengatakan, pelatihan pelatihan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/11/2025). Pelatihan ini merupakan agenda kerja PMI dalam rangka menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.

“Latgab SIBAT ini salah satu upaya meningkatkan kapasitas para relawan PMI terkait kesiapsiagaan bencana yang mengancam di Bojonegoro,” tegasnya.

Hernowo menjelaskan, PMI Bojonegoro sudah membentuk 11 SIBAT diantaranya Desa Pilanggede, Desa Sarirejo, Desa Mulyorejo dan Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen. Kemudian, di Kecamatan Trucuk terbentuk di Desa Trucuk, Desa Tulungrejo dan Desa Sumbangtimun. Serta di Kecamatan Dander terdapat SIBAT di Desa Ngablak, Desa Kunci dan Desa Sumberarum.

“Tamu relawan ini menjadi sarana silaturrahim, tukar pengalaman dan peningkatan kapasitas relawan dengan berlatih SAR air bersama BPBD,” jelasnya.

Baca Juga :   30 Hektare Sawah dan Dua Rumah Warga di Bojonegoro Terendam Banjir

Hernowo berharap melalui pelatihan ini relawan SIBAT mampu meningkatkan soliditas antarrelawan PMI Bojonegoro, kesiapsiagaan bencana dan memastikan kesiapan relawan ketika sewaktu-waktu ditugaskan.

“Terpenting relawan SIBAT mampu menjadi penggerak masyarakat di wilayahnya masing-masing baik sebelum, saat dan pascabencana,” tandasnya.

Selain membentuk SIBAT di beberapa desa, tambah Hernowo, PMI Bojonegoro juga memberikan pelatihan terkait kebencanaan kepada masyarakat satu desa satu relawan yang nantinya bisa digerakkan ketika terjadi bencana di wilayah tersebut.

“Relawan merupakan komponen penting PMI dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur atau SOP yang telah ditetapkan,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait