SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Lima rumah milik warga di bibir sungai Bengawan Solo turut Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terancam longsor. Bahkan salah satu rumah hanya menyisakan jarak 1 meter dari lokasi longsor.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Heru Wicaksi menyampaikan, kemarin sekitar pukul 10.00 pagi debit air Bengawan Solo sempat masuk status siaga 3 (14.60) dengan tren naik.
“Hal tersebut menyebabkan bibir bantaran Sungai Bengawan Solo longsor yang berdampak di Desa Tulungrejo tepatnya lima rumah warga yang berada di RT 11,12 dan 8,” katanya, Kamis (31/7/2025).
Dia menjelaskan, panjang longsor sekitar 300 meter dan persis di belakang rumah warga. Yang paling dekat adalah rumah milik Muhadi berjarak 1 meter dari longsor, sedangkan empat rumah lainnya ada yang berjarak 2,5 meter hingga 5 meter.
“Pemerintah Desa Tulungrejo mengusulkan untuk dibuat tembok pembatas tanah agar longsor tidak meluas ke rumah warga,” jelasnya kepada suarabanyuurip.com.
Dia menambahkan, longsor juga memakan jalan lingkungan warga. Saat ini lokasi longsor sudah dipasang rambu peringatan oleh BPBD Bojonegoro.
“Untuk rumah yang berada di sekitar longsor saat ini masih ditempati,” tandasnya.(jk)





