SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mencapai 990 kejadian hingga November 2025. Dari kejadian tersebut, 168 orang meninggal dunia, dan 20 orang mengalami luka berat.
“Jumlah itu periode Januari hingga November 2025,” kata Kasatlantas Polres Bojonegoro, AKP Deni Eko Prasetyo, Kamis (4/11/2025).
AKP Deni menjelaskan, sebagian besar kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara, seperti tidak mematuhi rambu lalu lintas, melanggar batas kecepatan, tidak memakai helm, serta berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.
“Dari kajadian itu 168 nyawa melayang dan 20 orang luka berat,” tegasnya.
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas itu, menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan untuk tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara.
“Setiap pelanggaran lalu lintas berpotensi menghilangkan nyawa, baik pengendara sendiri maupun orang lain. Kami harap angka korban tidak terus bertambah,” tandasnya.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Disiplin berlalu lintas langkah paling efektif untuk menekan angka kecelakaan sekaligus menyelamatkan nyawa di jalan,” pungkas AKP Deni.(jk)






