SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Tawuran di turnamen Futsal ASN Bojonegoro League antara Dinas Perhubungan (Dishub) FC dan FC Baru, Jumat (5/12/2025), GOR Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, berbuntut panjang. Panitia resmi mendiskualifikasi kedua tim. Sementara Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro bakal menjatuhkan sanksi.
Keributan antarklub futsal ASN dipicu protes keras atas keputusan wasit. Protes pemain berujung aksi pemukulan terhadap perangkat pertandingan serta lemparan botol dan dorongan antar pemain. Kericuhan terjadi pada laga ke-14 mempertemukan klub Dishub versus FC Baru.
Wakil Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Bojonegoro, Fallailasyah membenarkan peristiwa kericuhan di laga futsal antara ASN Bojonegoro. Tawuran karena salah satu tim kecewa dengan keputusan yang dijatuhkan wasit.
“Iya benar kejadian itu, dipicu adanya tim yang kecewa dengan keputusan wasit, sehingga ada pemain yang memukul wasit. Panpel berusaha melerai malah kena pukul juga sehingga jadi ramai. Dan Panpel akhirnya menghentikan pertandingan,” ungkap Wakil Ketua Afkab Fallailasyah, Sabtu (6/12/2025).
Fallailasyah menjelaskan, kedua tim telah bertemu dalam mediasi dan saling memaafkan. Namun tim ASN tersebut didiskualifikasi dari liga futsal.
Fallah menambahkan, ajang ASN League 2025 sejatinya digelar untuk pembinaan atlet futsal di lingkungan ASN Bojonegoro, namun kini tercoreng akibat insiden tersebut.
“Kegiatan ini sebenarnya untuk mencari bibit pemain di lingkup ASN,” jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto mengatakan, bakal mendalami peristiwa keributan ASN dalam laga futsal tersebut.
“Untuk sanksi, nanti setelah ditemukan fakta kejadian,” katanya, Sabtu (6/12/2025).
Dia menyampaikan bakal memanggil berbagai pihak termasuk panitia penyelenggara untuk meminta keterangan terkait kronologi kejadian. Setelah panitia melakukan klasifikasi baru mempertimbangkan tindakan disiplin para ASN.
“Kami tunggu klarifikasi dari panitia terlebih dahulu,” ungkapnya.(jk)




