SuaraBanyuurip.com – Mimpi warga Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk menikmati infrastruktur jalan bagus segera terwujud. Sepanjang 1.221 meter jalan rusak di wilayah tersebut dibangun rigid beton melalui program bantuan keuangan khusus desa (BKKD) tahun 2025.
Selain itu, jalan poro Desa Napis sepanjang 1,5 kilometer tahun 2025 ini juga diperbaiki. Jalan tersebut masuk ruas Dusun Napis-Dusun Pencol-Dusun Daplangu-Dusun Bagi-Dusun Koripan-Dusun Tawaran. Jalan ini butuh penanganan darurat untuk normalisasi.
Sementara infrastruktur publik lainnya yang membutuhkan perbaikan yakni rekonstruksi jembatan. Diantaranya menghubungkan Desa Napis-Desa Ngrancang-Desa Turi, berada di ruas Dusun Bagi-Dusun Koripan..Dusun Ngengo (Desa Ngrancang)-Dusun Boti (Desa Turi). Masih ada ruas jalan ekstrem sepanjang 5,5 km dan enam jembatan yang harus dibangun untuk menghubungkan jalur tersebut.
“Ini tantangan kita. Untuk yang belum dilaksanakan dari APBD, bahwa Bapak Bupati memberikan solusi cepat dalam memberikan suatu layanan yang segera dieksekusi,” kata Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah saat meninjau jalan Desa Napis.
Wabup Nurul menegaskan, kemudahan akses antarwilayah pedesaan menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah berjalan dari tahun ke tahun. Terutama daerah ekstrem yang membutuhkan percepatan penanganan.
“Pembangunan jalan Napis ini sebagai wujud pemerataan infrastruktur,” tandas mantan Sekda Bojonegoro itu.
Wabup Nurul menambahkan, pemerataan pembangunan infrastruktur ini akan memperlancar dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sehingga bisa mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(red)






