Pemkab Bojonegoro dan ExxonMobil Perkuat Pendidikan STEM dan Bahasa Inggris

Wahyu Sadewo
Perwakilan ExxonMobil, Wahyu Sadewo saat memaparkan materi kepada peserta FGD. Pemkab Bojonegoro dan ExxonMobil perkuat pendidikan STEM dan Bahasa Inggris untuk mewujudkan SDM unggul.(ist/tamam)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk ExxonMobil.

‎Bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dan para pemangku kepentingan, ExxonMobil berkomitmen memperkuat pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta pembelajaran Bahasa Inggris melalui Program BEST (Bojonegoro English and STEM Innovation).

‎Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Bojonegoro, Rabu (22/7/2026). Forum ini diikuti Kepala Dinas Pendidikan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Dewan Pendidikan, serta kepala sekolah dan guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bojonegoro.

‎Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bojonegoro, M. Anwar Mukhtadlo, mengatakan, Program BEST selaras dengan arah pembangunan pendidikan daerah, khususnya dalam mendukung pencapaian misi pendidikan Kabupaten Bojonegoro tahun 2027–2028.

‎Program ini dia katakan sebagai langkah nyata untuk membekali peserta didik Bojonegoro menghadapi tantangan global melalui penguatan kemampuan Bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga :   Tak Ada Rambu-rambu, Limbah Galian di Jalan Ngasem-Bandungrejo Bahayakan Pengguna

‎”Apabila hasilnya optimal, pemerintah daerah siap mengembangkan konsep ini menjadi bagian dari program pendidikan resmi di Bojonegoro,” ujarnya.

‎Anwar menjelaskan, pengembangan kompetensi tersebut juga merupakan implementasi Surat Edaran Bupati Bojonegoro tertanggal 8 April 2025 tentang Pengembangan Kompetensi Pendidik. Baginya, kesiapan daerah dalam mencetak generasi unggul telah terlihat dari meningkatnya prestasi pelajar SD dan SMP Bojonegoro pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN).

‎Perwakilan ExxonMobil, Wahyu Sadewo, menyampaikan, bahwa pendidikan STEM memiliki peran penting dalam membangun pola pikir kritis sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi. Karena itu, ExxonMobil terus mendukung penguatan pendidikan melalui berbagai program yang telah dijalankan di Bojonegoro.

‎Diungkapkan, program robotik yang didukung ExxonMobil selama tiga tahun terakhir berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Tim robotik tingkat SD dari Bojonegoro mampu meraih gelar juara umum nasional sebanyak dua kali.

‎STEM dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun cara berpikir kritis generasi masa depan. Program ini juga bersifat inklusif karena mampu melibatkan siswa laki-laki, perempuan, hingga anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga :   Warga Dolokgede Tumpah Ruah di Festival Medhayoh

‎”Dengan dukungan kemampuan Bahasa Inggris sebagai bahasa ilmu pengetahuan, kami optimistis kualitas pendidikan Bojonegoro akan semakin kompetitif,” ungkap Wahyu.

‎Sementara Ketua Ademos, Zaenal Arifin, menegaskan, kesiapan organisasinya sebagai mitra pelaksana untuk mengawal implementasi Program BEST. Menurut dia, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan STEM bagi siswa, tetapi juga memperkuat literasi digital dan kapasitas guru dalam proses pembelajaran.

‎Selain itu, Program BEST diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pemanfaatan teknologi dan metode pembelajaran inovatif.

‎”Kolaborasi antara Pemkab Bojonegoro, ExxonMobil, dan Ademos ini diharapkan mampu menjadi fondasi lahirnya generasi Bojonegoro yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait