Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari
Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Penghargaan bergengsi itu diberikan The Finance di Mustika Hotel Yogyakarta, Jumat (19/6/2026).
Pemkab Bojonegoro bersama PT BPR Bank Daerah Bojonegoro Perseroda dinilai telah berkontribusi dalam penguatan ekonomi daerah, inklusi keuangan, serta kinerja sektor perbankan daerah.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima penghargaan Best Regional Leaders Award 2026 for Economic Development and Financial Inclusion. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan daerah yang dinilai berhasil mendorong pembangunan ekonomi serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menerima Regional Economic Award for Economic Strengthening and Financial Inclusion, sebagai pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dan meningkatkan inklusi keuangan secara berkelanjutan.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh PT BPR Bank Daerah Bojonegoro Perseroda. Perusahaan pelat merah ini berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus. Pertama, Golden Star Award Top 100 BPR kategori aset Rp100 miliar ke atas yang berhasil diraih selama lima tahun berturut-turut.
Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi BPR Bank Daerah Bojonegoro dalam menjaga kinerja, tata kelola, dan pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan kedua yang diterima adalah sebagai BPR Berpredikat Bintang Empat dalam kategori Top 100 BPR Beraset Rp100 Miliar ke Atas yang Tumbuh Pesat Selama Tiga Tahun. Capaian ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika sektor jasa keuangan.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah daerah, BUMD, serta masyarakat Bojonegoro yang terus mendukung pembangunan daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan memperluas akses keuangan yang inklusif. Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Bojonegoro,” katanya dalam keterangan tertulis diterima suarabanyuurip.com.

Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Bojonegoro sebagai daerah yang tidak hanya mampu menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD, Bojonegoro terus melangkah menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tandas Setyo Wahono.(fin/adv/prokopim)





