Minta Tambahan 10.000 Jargas, DPRD Bojonegoro Kunker ke PGN Jakarta

PGN area Bojonegoro
Petugas PGN sedang memeriksa meter di pelanggan Area Bojonegoro Kota.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar, menyampaikan bahwa DPRD melalui Komisi B melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas guna memperdalam pembahasan terkait pengembangan jaringan gas (jargas).

‎Abdulloh Umar menyatakan, kunjungan kerja tersebut penting sebagai upaya DPRD menambah referensi dan memperkuat dasar pengambilan kebijakan, khususnya dalam sektor energi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

‎“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran langsung terkait pengembangan jaringan gas di Bojonegoro, termasuk kendala, peluang, serta langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh ke depan,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (18/12/2025).

‎Ia menjelaskan, rencana kunjungan kerja dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat, 19 Desember 2025, dengan agenda utama pembahasan pengembangan jargas rumah tangga. Rombongan DPRD yang akan berangkat berjumlah 15 orang, terdiri dari pimpinan DPRD, pimpinan dan anggota Komisi B, serta unsur sekretariat.

Serapan APBD Bojonegoro.
Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar.

‎Mas Umar, begitu ia disapa, menegaskan, DPRD Bojonegoro berharap melalui kunker tersebut terbangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat dengan PGN dan Pertamina Gas, sehingga program jargas di Bojonegoro dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

‎“DPRD berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan energi daerah agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung program nasional di bidang energi,” ungkapnya

‎”Kalau bisa minta tambahan lagi jaringan agar bisa dikembangkan untuk 10.000 lagi pelanggan. Harapannya nanti bisa ke kecamatan-kecamatan lainnya, seperti kapas dan seterusnya,” lanjut dia.

‎Terpisah, Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief mengungkapkan, bahwa saat ini jumlah pelanggan jargas rumah tangga yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Bojonegoro per November 2025 tercatat 7.662 pelanggan.

‎“Semula jumlah pelanggan di Bojonegoro saja ada 10.000 pelanggan di awal pengaliran. Namun terjadi penurunan secara bertahap sekira 23 persen yang dipengaruhi oleh berbagai faktor,” tandasnya.(fin)

Pos terkait