PGN Area Bojonegoro Gelar Safety Edukasi Gas Bumi di Lamongan

PGN Area Bojonegoro.
ANTUSIAS: Para warga Perumahan Graha Indah Lamongan mengikuti sosialisasi dalam agenda temu pelanggan oleh PGN Area Bojonegoro.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Lamongan — Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN), Area Bojonegoro, menggelar kegiatan safety edukasi atau penyuluhan keselamatan penggunaan gas bumi di Perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026).

‎Acara bertajuk “Kenali GasKita Lebih Dekat: Praktis, Aman, dan Handal, Pelanggan Tahu, Pelanggan Nyaman”. Hadir dalam agenda ini para pemangku kepentingan lingkungan perumahan, yakni Ketua Rukun Warga (RW), Ketua Lingkungan, dan diikuti sekira 84 peserta dari perwakilan warga setempat yang merupakan pelanggan PGN.

‎Para warga mendapat sosialisasi tata cara berlangganan gas dan edukasi keselamatan dalam penggunaan gas bumi bagi pengguna gas rumah tangga. Dalam hal ini, PGN ingin memastikan pelanggan tidak hanya merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaannya.

‎Peserta menerima edukasi, bahwa gas bumi merupakan energi yang aman dan ramah lingkungan jika digunakan sesuai standar keselamatan. Gas bumi bersifat ringan sehingga mudah menguap ke udara atau atmosfer apabila terjadi kebocoran. Selain itu, gas bumi tidak mudah meledak dan telah dilengkapi dengan zat odorant atau pembau, sehingga kebocoran dapat segera terdeteksi melalui bau menyengat yang khas.

‎Untuk menjaga keamanan dan keandalan instalasi, pipa gas perlu dirawat dengan baik. Pipa gas sebaiknya dijauhkan dari sumber api maupun instalasi listrik. Peralatan gas ditempatkan di area yang kering dan terbuka, dengan ventilasi udara yang cukup, terutama di dapur. Instalasi gas juga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

‎Dalam kondisi darurat, seperti tercium bau gas yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak panik. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik. Selanjutnya, tutup semua kran gas, buka jendela dan ventilasi udara agar gas cepat keluar, serta lakukan pengecekan kebocoran pada meter, sambungan pipa, elbow, dan selang menggunakan air sabun.

‎Jika kebocoran terjadi pada selang kompor, segera kencangkan kembali pengikat selang. Apabila kebocoran ditemukan pada sambungan rumah atau pipa ke meter, kran harus ditutup rapat dan segera menghubungi layanan darurat.

‎Untuk informasi dan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau melalui WhatsApp Business PGN. Layanan juga dapat diakses melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Google Play dan App Store.

‎Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief mengatakan, kegiatan temu pelanggan terlaksana bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus sebagai bagian dari komitmen mempererat komunikasi dengan pelanggan jaringan gas (Jargas), khususnya sektor rumah tangga.

‎Ada dua poin yang tersampaikan dalam acara, yaitu pertama perihal keselamatan penggunaan bahan bakar gas bumi. Poin ke dua tentang pengetahuan produk yang telah dimanfaatkan oleh para pelanggan.

‎”Sehingga para pelanggan tidak hanya memperoleh manfaat dari penggunaan gas bumi tetapi juga memperoleh pengetahuan produk dan keselamatan dalam penggunaannya,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.

‎Faishal menambahkan, PGN Area Bojonegoro menyalurkan gas bumi ke sektor rumah tangga di Perumahan Graha Indah Lamongan mencapai 200  pelanggan. Volume penyaluran gas bumi pelanggan di area tersebut mencapai 2.000 m3 per bulan sampai dengan akhir 2025.

‎Ketua Lingkungan Perumahan Graha Indah Lamongan, Suyono, mengaku antusias mengikuti acara. Sebab kegiatan yang dihelat bagus dan menyenangkan. Terutama juga karena mendapat manfaat beragam pengetahuan mengenai produk PGN yang digunakan.

‎”Manfaat pertemuan ini besar sekali, karena kami pelanggan menjadi lebih mengetahui tentang keselamatan penggunaan gas bumi dan kemudahan tata cara pembayarannya,” ungkap Yono, sapaan akrabnya.(fin/adv)

Pos terkait