Lapas Bojonegoro Berikan Remisi Khusus Natal 2025 ke Narapidana

Kalapas IIA Bojonegoro, Hari Winarca
Kalapas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bersama warga binaan setempat.(ist/rian)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Suasana penuh makna dan harapan mewarnai Aula Lapas Kelas IIA Bojonegoro pada Kamis, 25 Desember 2025. Di momen Hari Raya Natal, lembaga pemasyarakatan tersebut menggelar pemberian Remisi Khusus Natal dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Natal bagi narapidana dan anak binaan beragama Kristen.

‎Acara ini dihadiri Kepala Lapas Bojonegoro, pejabat struktural, jajaran staf, serta lima Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang merayakan Natal. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan pelaksanaan oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), R. Bambang Banuarli.

‎Momen khidmat berlanjut saat Kepala Subseksi Registrasi, Hermin Prihantono, membacakan Surat Keputusan Remisi. Satu per satu, Surat Keputusan tersebut kemudian diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, kepada para narapidana penerima remisi.

‎Dalam sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dibacakan Kalapas, ditegaskan, bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan positif. Remisi diberikan kepada mereka yang berperilaku baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta menunjukkan penurunan tingkat risiko.

‎“Remisi ini diharapkan dapat mempercepat proses reintegrasi sosial WBP agar kelak kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Kalapas saat membacakan sambutan tersebut.

‎Pada Natal 2025 ini, tiga orang narapidana di Lapas Kelas IIA Bojonegoro menerima Remisi Khusus Natal masing-masing selama satu bulan. Pemberian remisi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-2241.PK.05.03 Tahun 2025.

‎Acara ditutup dengan doa, foto bersama, serta ucapan selamat kepada para penerima remisi. Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah para warga binaan, menandai sebuah langkah kecil namun berarti menuju masa depan yang lebih baik.

‎Lapas Kelas IIA Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengamanan warga binaan, sekaligus melaporkan seluruh perkembangan kegiatan kepada pimpinan.

‎”Ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan,” tandas Hari Winarca.(fin)

Pos terkait