SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, telah menyiapkan sebanyak 1.226 pohon pule untuk ditanam di trotoar wilayah Bojonegoro Kota.
Ribuan pohon pule ini sebagai pengganti tanaman pohon sebelumnya yang ditebang karena adanya pembangunan trotoar dan saluran drainase di perkotaan.
”Kami masih merinci jumlah pohon yang ditebang. Sebab selain pohon besar, tanaman kecil juga dihitung,” kata Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Zunaidi, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (04/01/2026).
Dia mengatakan, sudah menyiapkan pohon pengganti yakni, pohon pule sebanyak 1.226 pohon. Nantinya pohon pule ini bakal ditanam di trotoar, seperti pohon sebelumnya yang ditebang karena adanya pengerjaan proyek pembangunan trotoar dan saluran drainase.
”Kami lebih memilih pohon pule karena lebih kuat dan teduh ketika sudah tumbuh. Kalau tabebuya pohonnya lebih getas atau mudah rapuh,” jelasnya.
Menurut dia, tabebuya merupakan tanaman penghias bukan penyejuk. Sehingga setelah pembangunan trotoar selesai ke depan bisa dirasakan langsung manfaat pohon pule.
”Pohon pule sudah disiapkan, kalau sudah selesai tinggal tanam. Karena sebagian titik lokasi pembangunan trotoar yang selesai telah ditanam pohon pule,” ujarnya.
Berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, diketahui bahwa pembangunan trotoar tersebut merupakan satu paket dengan saluran drainase dengan anggaran Rp 50,8 miliar. Yakni berlokasi di ruas Jalan AKBP M. Soeroko (sisi barat dan timur); Jalan Sawunggaling; Jalan WR Supratman (sisi barat dan timur); Jalan Jaksa Agung Suprapto; dan Jalan KH. Mansyur. Kemudian Jalan Pattimura, serta Jalan Panglima Polim.(jk)
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.226 Pohon Pule





