Selama Nataru Konsumsi LPG 3 Kilogram Naik 4,2 Persen

LPG 3 Kg.
FOTO ILUSTRASI: LPG 3 Kg di pangkalan Bojonegoro kosong akibat cuaca buruk di jalur pelayaran laut Jawa.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pertamina Patra Niaga resmi mengakhiri pelaksanaan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026. Pertamina mengeklaim selama Nataru konsumsi LPG 3 kilogram naik 4,3 persen dibanding hari normal.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak telah berkontribusi menjaga kelancaran layanan energi selama masa Satgas.

“Untuk wilayah Jatim terjadi kenaikan konsumsi pada produk LPG dibandingkan kondisi normal, yakni sebesar 4,2%. Sedangkan untuk BBM (Gasoline) dan Avtur, konsumsi selama Nataru cenderung sama dengan rata-rata konsumsi pada kondisi normal,” jelasnya, (22/1/2026).

Dia mengatakan, Satgas Nataru 2025/2026 yang berlangsung lebih panjang dari tahun sebelumnya, yakni dimulai sejak 13 November 2025. Satgas ini untuk memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk Jatim.

“Khususnya selama momen Natal dan Tahun Baru 2026 yang identik dengan peningkatan konsumsi,” katanya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.

Baca Juga :   Warga Bojonegoro Keluhkan Sulit Dapatkan LPG 3 Kg

Selain itu juga memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di Jatim melalui pengoperasian 6 Terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 1010 SPBU, 33 SPBUN, 961 Agen LPG, dan 5 Aviation Fuel Terminal.

“Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh,” terangnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait