Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg Pasca Idulfitri di Bojonegoro

LPG 3 Kg.
FOTO ILUSTRASI: Salah satu pangkalan resmi masih menyediakan stok LPG 3 Kg.

SuaraBanyuurip.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang dan selama lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi pada Minggu (22/3/2026) terkait kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 kilogram di Desa Ngumpakdalem dan Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Menanggapi hal tersebut, Pertamina menegaskan bahwa kondisi pasokan LPG secara umum masih aman dan distribusi berjalan sesuai rencana.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa terjadi peningkatan konsumsi LPG di masyarakat selama periode hari besar keagamaan. Kondisi ini menyebabkan stok di sejumlah pengecer cepat terserap, sehingga memunculkan persepsi kelangkaan dan kenaikan harga di beberapa titik.

Namun demikian, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tersebut tidak terjadi secara menyeluruh dan bersifat sementara. Ketersediaan LPG di pangkalan resmi masih terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Meminta Pengguna LPG 3 Kg Didata Ulang

“Sejak awal Maret hingga saat ini, tambahan penyaluran (extra dropping) terus kami lakukan dan akan berlanjut hingga 27 Maret mendatang untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Ahad dalam keterangan resminya yang diterima suarabanyuurip.com, Senin (23/3/2026).

Sebagai langkah antisipasi, lanjut Ahad, Pertamina juga telah merencanakan penyaluran tambahan di wilayah terdampak, masing-masing sebanyak 740 tabung pada 22 Maret 2026 dan 920 tabung pada 23 Maret 2026. Selain itu, Pertamina berkoordinasi dengan agen LPG di Kabupaten Bojonegoro untuk memprioritaskan distribusi ke pangkalan yang mengalami kekosongan.

“Kami juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi yang lebih tinggi,” tegasnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). LPG 3 kilogram merupakan energi bersubsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro, sehingga penggunaannya diharapkan tepat sasaran. Masyarakat juga diimbau untuk membeli LPG di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :   Pertamina Dorong Maksimal Penyaluran LPG 3 kg di Bojonegoro, Inilah Upayanya

“Untuk memudahkan akses, masyarakat dapat mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman resmi https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135,” saran Ahad.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait