Bojonegoro Diprediksi Terjadi Hujan Es Selama Puncak Musim Hujan

Prakiraan BMKG Juanda.
Bojonegoro diprediksi terjadi hujan selama puncak musim penghujan.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Fenomena hujan es disertai angin kencang diprediksi terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Berdasar prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bencana tersebut dapat menjadi ancaman pada puncak musim hujan.

Kepala BMKG Juanda Surabaya, Taufiq Hermawan mengatakan, wilayah Jawa Timur saat ini mulai memasuki puncak musim hujan. Tepatnya pada Januari-Februari 2026.

“Kami meminta masyarakat untuk waspada karena diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” katanya, Minggu (1/2/2026).

Dia menjelaskan, potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak aktifnya monsun Asia dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur. Sehingga berpotensi menimbulkan bencana alam.

Suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil. Hal tersebut lanjut dia mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga :   Kurban PHK Berharap Pekerjaan di Bojonegoro

“Berdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 30 Januari 2025 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah barat dengan pola pertemuan angin (konvergensi) dan terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur sebesar 20 Knot,” jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Heru Wicaksi menyampaikan, potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi. Misalnya hujan sedang -lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.

“Itu terjadi pada periode 01-10 Februari 2026, termausk wilayah Bojonegoro,” terangnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait