BPBD Bojonegoro Salurkan Bantuan Tiga Pemilik Rumah Rusak Akibat Longsor

Tanah longsor Sekar
BPBD Bojonegoro menyalurkan bantuan pada tiga kepala keluarga pemilik rumah rusak akibat tanah longor.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan kepada tiga keluarga pemilik tiga rumah yang rusak akibat longsor di Kecamatan Sekar, Selasa (24/2/2026).

‎Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekar, memicu terjadinya tanah longsor, tepatnya di Dusun Kedungnongko RT 12, RW 05, Desa Sekar, pada Senin (23/2/2026) petang kemarin.

‎Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, setelah sebelumnya hujan deras turun sejak pukul 15.00 WIB. Longsor berdimensi panjang 13 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 2,5 meter itu mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

‎Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pemerintah desa pada Senin malam pukul 21.30 WIB. Setelah itu personel bergerak menuju ke lokasi dimaksud.

‎“Personel kami dari Pusat Pengendalian Operasi dan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops-TRC BPBD) Bojonegoro berangkat ke lokasi pada Selasa pagi pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.15 WIB untuk melakukan asesmen,” kata Heru Wicaksi kepada Suarabanyuurip.com.

Baca Juga :   Aset PT ADS Rp 2,6 Triliun Diajukan Sita Jaminan ke Pengadilan
Tanah longsor Sekar
Personel BPBD saat melakukan pengecekan di lokasi tiga rumah warga Sekar yang rusak akibat tanah longsor.(istimewa)

‎Adapun tiga warga terdampak, yakni Sardji (69), petani, dengan taksiran kerusakan sekira Rp7 juta; Diran (50), petani, dengan kerugian sekira Rp2,5 juta; serta Teguh Suparmin (57), petani, dengan kerugian sekira Rp2,5 juta. Ketiganya merupakan warga RT 12, RW 05, Dusun Kedungnongko, Desa Sekar dengan status tanah Sertifikat Hak Milik (SHM).

‎Heru menjelaskan, kondisi rumah saat ini masih dapat ditempati, meski warga diimbau tetap waspada apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi susulan.

‎Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Bojonegoro berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sekar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pos Sekar, serta Pemerintah Desa (Pemdes) Sekar.

‎Selain melakukan asesmen, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa enam paket sembako, delapan lembar terpal, 100 lembar sandbag, 15 lembar asbes, empat batang kayu reng, empat batang kayu usuk, serta sembilan lembar kasibot.

‎“Kami juga menyarankan pemerintah desa untuk mengajukan proposal bantuan kepada Bupati Bojonegoro dengan tembusan ke BPBD, agar penanganan lanjutan bisa segera dilakukan,” tambah Heru.

‎BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi cukup lama, guna meminimalisasi risiko bencana susulan.

‎”Kami imbau para warga meningkatkan kewaspadaan pada saat cuaca ekstrem terutama pada wilayah yang rawan longsor,” tandas Heru Wicaksi.(fin)

Pos terkait