Wabup Bojonegoro Minta Seluruh Camat Data Kerusakan Jalan Nasional Jelang Mudik Lebaran

Perbaikan jalan nasional
Wabup Bojonegoro, Nurul Azizah dan Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi saat meninjau perbaikan jalan nasional di wilayah Bojonegoro.(ist/kominfo)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah meminta seluruh camat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur segera mendata titik-titik kerusakan jalan nasional. Pendataan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan jalan rusak menjelang arus mudik Lebaran 2026.

‎“Seluruh camat diminta segera mendata titik-titik kerusakan jalan nasional di wilayahnya masing-masing. Data itu akan kita sampaikan ke pihak terkait agar penanganannya bisa segera dilakukan,” kata Nurul Azizah dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Sabtu (14/3/2026).

‎Permintaan tersebut disampaikan saat Wakil Bupati bersama Kapolres Bojonegoro meninjau langsung proses percepatan perbaikan jalan nasional di wilayah Kecamatan Baureno, Jumat (13/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur utama yang dilalui pemudik tetap aman dan lancar.

‎Nurul Azizah menegaskan, laporan dari para camat diperlukan agar pemerintah daerah dapat segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dalam menangani kerusakan jalan yang berada di jalur nasional.

‎”Percepatan pendataan dan perbaikan sangat penting mengingat jalur nasional di Bojonegoro menjadi salah satu akses utama yang dilalui pemudik saat Lebaran,” tegas perempuan asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini.

‎Dalam peninjauan, rombongan telah melihat langsung proses perbaikan jalan yang dilakukan oleh petugas di sejumlah titik kerusakan. Perbaikan sementara dilakukan dengan penambalan untuk memastikan kondisi jalan tetap bisa dilalui kendaraan dengan aman.

‎Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 BBPJN Jawa Timur–Bali, Rizali Rahmanto, menjelaskan, bahwa perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan metode manual packing. Metode ini dipilih karena penggunaan alat berat terbatas di beberapa titik jalan.

‎”Perbaikan sementara ditargetkan selesai hingga wilayah barat Bojonegoro pada 17 Maret 2026 agar jalur utama siap dilalui saat arus mudik Lebaran,” jelasnya.

‎Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengimbau, para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi perbaikan karena proses pengerjaan masih berlangsung dan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.

‎”Dengan percepatan pendataan dan perbaikan, diharapkan kondisi jalan nasional di Bojonegoro dapat lebih siap menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik Lebaran tahun ini,” tandas AKBP Afrian.(fin/adv)

Pos terkait