SuaraBanyuurip.com – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, mengisi pembekalan kuliah kerja nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Bojonegoro (TK Unigoro) di Hall Suyitno, Kamis (25/6/2026). Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, itu memaparkan strategi pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal yang dapat diaplikasikan oleh peserta KKN di lokasi pengabdiannya.
Wabup Nurul menjelaskan, upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan sosial. Tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, dan pembangunan infrastruktur yang merata.
Beberapa strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro antara lain peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan tenaga kerja, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Banyak program yang sudah diinisiasi oleh Pemkab Bojonegoro berbasis potensi lokal. Contohnya Gayatri (gerakan beternak ayam petelur mandiri), domba kesejahteraan, UMKM naik kelas, benih gratis bagi petani, dan lainnya,” paparnya.
Pemkab Bojonegoro juga melakukan mitigasi masalah kemiskinan. Di antaranya pernikahan dini, anak tidak sekolah, stunting dan TBC, rumah dengan alas lantai tanah, hingga sambungan listrik. Pelaksanaannya menggandeng perusahaan melalui program corporate social responbility (CSR) untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan di Bojonegoro.
“Pengentasan kemiskinan di Bojonegoro dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh. Termasuk berkolaborasi dengan pihak swasta. Untuk melaksanakan program kerja KKN nanti, kalian juga harus terbuka berkolaborasi dengan seluruh stakeholders,” pungkas Wabup Nurul.
Pembekalan KKN TK Unigoro 2026 yang dimoderatori oleh M. Rizqi Agustino, MBA., berlangsung interaktif. Mahasiswa-mahasiswi Unigoro memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dengan Wabup Nurul.(red)





