SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono kompak memberikan dukungan kepada Reyvana Maharesi, siswi kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 10 Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang akan mewakili Kota Ledre dalam ajang Miss Hijab Cilik Jawa Timur 2026.
Gadis belia putri pasangan almarhum M. Rodhi Nawawi dan Lia Andriyani ini bakal mengikuti kompetisi tingkat provinsi yang digelar pada 3-4 Juli 2026 di Surabaya.
Reyva, begitu ia karib disapa, memperoleh dukungan tersebut ketika bersilaturahmi dan mohon doa restu bersama ibundanya, Lia Andriyani, kepada kedua tokoh perempuan di kabupaten penghasil minyak dan gas bumi (migas), sebutan lain Bojonegoro.
Cantika Wahono, menyambut positif keikutsertaan Reyvana. Menurutnya, keberanian anak usia sekolah dasar untuk tampil dan berkompetisi di tingkat provinsi merupakan potensi yang patut diapresiasi dan didukung.
”Saya senang sekali ada talenta-talenta bagus di Bojonegoro. Apalagi masih tingkat SD atau MI sudah mampu tampil dan mewakili daerah. Saya sangat bangga dan mendoakan semoga sukses serta bisa mengharumkan nama Bojonegoro,” ujarnya.
Cantika juga menekankan pentingnya persiapan yang matang, baik dari sisi kemampuan maupun mental. Istri Bupati Setyo Wahono ini berpesan agar Reyvana terus belajar, menjaga semangat, serta membangun rasa percaya diri tanpa kehilangan sikap rendah hati.
”Harus rajin belajar dan menyiapkan fisik serta mental. Jangan berkecil hati, harus percaya diri, tetapi tetap rendah hati. Potensi yang dimiliki harus terus digali dan ditingkatkan,” pesannya.

Di hadapan Ketua TP PKK Bojonegoro, remaja putri kelahiran Bojonegoro, 25 Mei 2014 yang hobi baca puisi, menari, dan berpidato ini menyampaikan harapannya secara singkat.
”Ibu, saya mohon doanya,” ucapnya.
Pun, kalimat yang sama terulang saat penyuka makanan bakso pemilik tinggi badan 152 centimeter dan berat badan 36 kilogram ini melanjutkan pertemuan dengan Wabup Nurul Azizah, di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Nurul Azizah memberikan motivasi agar Reyva terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh penampilan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan keberanian tampil di depan publik.
”Yang perlu diingat, bukan hanya penampilan yang dinilai, tetapi juga kemampuan public speaking. Harus percaya diri karena itu modal utama,” tutur perempuan santun dan ramah ini.
Keikutsertaan Reyva dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda Bojonegoro memiliki potensi besar untuk berprestasi di berbagai bidang.
”Kami bersilaturahmi dan menyampaikan bahwa putri kami akan membawa nama Kabupaten Bojonegoro dalam kompetisi Miss Hijab Cilik Jatim dan berharap mendapat dukungan serta arahan,” kata Lia Andriyani kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (4/6/2026).
Bagi Lia, sapaan akrab ibunda Revya yang saat ini menjabat salah satu Komisioner Bawaslu Bojonegoro, dengan dukungan keluarga, lingkungan, serta pemerintah daerah, talenta-talenta muda diharapkan semakin berani tampil dan mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat yang lebih tinggi.
”Dukungan dari dua tokoh perempuan Bojonegoro tersebut menjadi suntikan semangat bagi Reyva dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat Jawa Timur,” tandasnya.(fin)





