Gubernur Khofifah Pastikan Stok Sembako di Bojonegoro Aman

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Bojonegoro
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, dan Wakil Ketua IV DPRD Jatim Sri Wahyuni, serta terkait saat berkunjung ke Pasar Banjarejo Bojonegoro.(ist/alim)

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Bojonegoro masih dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

‎Selain memantau ketersediaan bahan pokok, kepastian harga yang stabil juga diketahui oleh Gubernur Khofifah secara langsung dengan melakukan kunjungan di Pasar Kota Banjarejo, Senin (25/5/2026). Kendati ditemukan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan.

‎Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

‎“Kondisi pasar relatif ramai dan daya beli masyarakat masih cukup baik. Beberapa komoditas memang mulai naik karena permintaan meningkat menjelang Idul Adha,” kata Khofifah Indar Parawansa dalam wawancara cegat kepada wartawan.

‎Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging sapi. Harga daging sapi kini berada di harga Rp125 ribu per kilogram dari sebelumnya berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah : Berharap SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur Bisa Tingkatkan SDM

‎“Pedagang juga memberi sinyal kemungkinan kenaikan (harga daging sapi) lanjutan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

‎Di samping daging sapi, kenaikan juga terjadi pada bawang merah. Harga yang sebelumnya sekitar Rp33 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai masih berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram dan dinilai masih dalam batas wajar meski fluktuatif.

‎“Harga cabai memang naik turun, tapi yang cukup terasa saat ini bawang merah. Kalau bawang putih masih stabil,” imbuh mantan Menteri Sosial ini.

‎Diketahui pula, harga ayam potong masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni kisaran Rp33 ribu per kilogram dan harga telur ayam Rp26 ribu per kilogram.

‎Khofifah juga memastikan stok beras SPHP dan Minyakita masih mencukupi. Beras medium SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp62.500 sesuai ketentuan pemerintah, sedangkan Minyakita tetap di harga HET Rp15.700 per liter.

‎Selain memantau harga dan stok bahan pokok, Khofifah bersama rombongan juga menyerahkan bantuan kepada tukang becak dan pedagang pasar sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat kecil menjelang hari raya.

Baca Juga :   Cegah Klaster Baru, Hari Libur Nasional 1 Muharram Digeser 11 Agustus

‎”Ramainya aktivitas pasar menjadi indikator positif bahwa roda ekonomi masyarakat masih bergerak baik,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait