Sri Wahyuni Tegaskan Pentingnya Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Jelang Iduladha

Sri wahyuni.
Wakil Ketua IV DPRD Jatim mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Wahyuni menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat dukungan terhadap peternak serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjelang Hari Raya Iduladha.

Sri Wahyuni mengemukakan hal tersebut ketika mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro, Senin (25/5/2026). Rangkaian kunjungan mulai dari sidak pasar tradisional, peninjauan pasar murah, hingga inspeksi sentra peternakan sapi di Kecamatan Baureno.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro dan Tuban ini mengatakan, pengendalian inflasi harus dilakukan secara konkret agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari besar keagamaan.

“Karena itu, kami di DPRD Jatim mendukung penuh langkah cepat Pemprov Jatim melalui operasi pasar, penguatan stok pangan, hingga kelancaran distribusi barang,” katanya dalam wawancara cegat usai rangkaian kunjungan.

Wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat itu juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang turun langsung memantau kondisi harga dan pasokan pangan di lapangan.

Baca Juga :   Bupati Bojonegoro Serukan Penguatan SDM dan Kesejahteraan di Perayaan Iduladha

“Alhamdulillah, dari hasil sidak bersama Ibu Gubernur, harga kebutuhan pokok di Bojonegoro masih relatif terkendali. Ini harus terus dijaga agar inflasi tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak menurun,” imbuh Mbak Yuni, sapaan akrabnya.

Selain sektor pangan, Mbak Yuni turut memberi perhatian terhadap peternak dan pelaku UMKM yang dinilai menjadi penggerak ekonomi masyarakat daerah. Menurutnya, bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang disalurkan Pemprov Jatim menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil.

“Kami mengapresiasi perhatian Pemprov Jatim terhadap peternak dan pelaku UMKM melalui bantuan DBHCHT. Program seperti ini sangat penting untuk menjaga ekonomi rakyat tetap bergerak, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Perempuan berlatar belakang dari dunia kesehatan ini menambahkan, sinergi antara pemerintah provinsi, DPRD, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci. Dengan kerja bersama, pengendalian inflasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan beriringan,” tuturnya.

Sri wahyuni.
SIMBOLIS: Wakil Ketua DPRD Jatim, Sri Wahyuni menyerahkan BLT DBCHT kepada buruh pabrik rokok.(arifin jauhari)

Sementara itu, Gubernur Khofifah memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat di Bojonegoro masih dalam kondisi aman meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas menjelang Iduladha.

Baca Juga :   Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 2025 Jatuh 6 Juni

“Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan, seperti daging sapi dari Rp120 ribu menjadi Rp125 ribu per kilogram. Namun untuk daging ayam saat ini masih Rp33 ribu atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga telur juga sudah stabil di angka Rp26 ribu,” beber Khofifah.

Mantan Menteri Sosial ini menyebut harga cabai, bawang putih, dan gula juga masih relatif terkendali. Pemprov Jatim bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus melakukan intervensi melalui operasi pasar murah dan bantuan bagi pedagang guna menjaga daya beli masyarakat.

Usai sidak pasar, rombongan melanjutkan agenda dengan penyerahan bantuan DBHCHT di PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander). Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke Lapangan Perumnas Mojoranu, Kecamatan Dander, untuk meninjau pelaksanaan pasar murah.

Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan inspeksi ke sentra peternakan sapi di Kecamatan Baureno guna memastikan kesehatan dan kesiapan hewan ternak menjelang musim kurban sekaligus menjaga pasokan daging tetap aman di pasaran.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait