Listrik Padam saat Persiapan Malam 1 Suro, Warga Bojonegoro Resah

Listrik Padam.
suasana Desa Tulungrejo gelap gulita akibat listrik padam.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pemadaman listrik mendadak terjadi pada Senin (15/6/2026) sore membuat sebagian warga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur resah. Listrik padam terjadi saat sebagian warga sedang melakukan berbagai persiapan menyambut malam 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah.

Salah seorang warga di Desa Tulungrejo, Kecamayan Trucuk, Ahmad Malik, mengaku kebingungan ketika listrik tiba-tiba padam saat dirinya sedang memasak untuk persiapan selamatan dan tasyakuran malam 1 Suro bersama keluarga dan tetangga.

“Saya sedang memasak untuk acara selamatan malam ini. Tiba-tiba listrik padam, sehingga aktivitas memasak menjadi terganggu,” ujarnya.

Menurut Malik, selain menghambat proses memasak, pemadaman listrik juga membuat sejumlah peralatan rumah tangga yang membutuhkan listrik tidak dapat digunakan. Ia berharap pasokan listrik dapat segera kembali normal mengingat kegiatan masyarakat pada malam hari cukup padat.

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tulungrejo, Bambang Rofi’i turut menyayangkan terjadinya pemadaman pada momen yang dinilai penting bagi masyarakat. Ia berharap pihak PLN dapat mempercepat penanganan gangguan sehingga aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

Baca Juga :   Stok Hewan Kurban Tuban Melebihi Kebutuhan

“Kami memahami jika ada pekerjaan perbaikan atau penanganan darurat. Namun karena malam ini banyak warga yang memiliki agenda keagamaan dan tradisi menyambut 1 Suro, kami berharap listrik segera menyala kembali,” ucapnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojonegoro, Saiful Amin menyatakan, penghentian sementara aliran listrik dilakukan karena adanya pekerjaan peningkatan keandalan jaringan dalam kondisi darurat (emergency).

“Pemadaman dimulai pukul 17.08 WIB dengan estimasi berlangsung sekitar tiga jam,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Selain Desa Tulungrejo, pemadaman juga berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Trucuk serta beberapa desa di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan,” tutur Saiful Amin.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait