SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 01 Universitas Bojonegoro (Unigoro) memberikan edukasi lingkungan bagi siswa SDN Kesongo 2 Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Para siswa mendapat pemahaman mengenai permasalahan kekeringan dan pengenalan biopori sebagai salah satu upaya meningkatkan resapan air ke dalam tanah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-TK Kelompok 01 Unigoro menyampaikan materi mengenai pengertian kekeringan, faktor penyebab, dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, serta pentingnya menjaga ketersediaan dan menggunakan air secara bijaksana.
Materi disampaikan secara edukatif dan mudah dipahami siswa SDN 2 Kesongo. Para siswa diarahkan untuk mengenali berbagai permasalahan yang dapat muncul akibat kekeringan serta memahami peran mereka dalam menjaga lingkungan dan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membahas kekeringan, mahasiswa KKN-TK Kelompok 01 Unigoro juga mengenalkan tentang biopori. Siswa diberikan penjelasan mengenai fungsi biopori sebagai lubang resapan yang dapat membantu meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah. Pengenalan tersebut menjadi bagian awal sebelum dilaksanakan praktik pembuatan biopori pada hari berikutnya.
Hari berikutnya, Sabtu, 8 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan biopori. Mahasiswa KKN-TK Kelompok 01 Unigoro memberikan demonstrasi mengenai tahapan pembuatan biopori. Mulai dari menentukan lokasi yang sesuai, membuat lubang pada tanah, hingga menjelaskan cara pemanfaatan dan pemeliharaannya.
Selanjutnya, siswa diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam praktik pembuatan biopori dengan pendampingan dari mahasiswa. Kegiatan praktik tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai penerapan metode sederhana dalam meningkatkan daya resap air di lingkungan sekolah.
Mahasiswa Unigoro juga menjelaskan bahwa biopori dapat dimanfaatkan sebagai media penguraian sampah organik. Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang biopori dapat mengalami proses penguraian secara alami sehingga dapat membantu mengurangi jumlah sampah organik di lingkungan.
“Kami berharap siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghemat air, menjaga kebersihan lingkungan, dan memanfaatkan biopori sebagai salah satu upaya meningkatkan resapan air,” ujar Ketua KKN-TK Kelompok 01 Unigoro, Wahyu Putra Utomo.
Wahyu menyarankan agar pemanfaatan biopori di lingkungan sekolah dapat terus dipelihara dan dikembangkan. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam menjaga dan merawat biopori dapat menjadi langkah sederhana untuk membentuk kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Semoga dengan kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN Kesongo 2 mengenai permasalahan kekeringan, konservasi air, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.(red)





