SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 01 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menyelenggarakan pelatihan pembuatan tote bag eco-print bagi siswa SDN Kesongo 1, Kecamatan Kedungadem. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Para siswa antusias mengikuti pelatihan pembuatan tote bag rco-print. Mereka aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan.
Pelatihan diawali pemberian materi mengenai konsep eco-print, yaitu teknik menghias kain menggunakan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga yang memiliki bentuk serta pigmen warna khas.
Selain mengenalkan seni berbasis alam, mahasiswa KKN Unigoro juga mengedukasi siswa SDN Kesongo 1 mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan mengurangi penggunaan produk berbahan plastik sekali pakai melalui pemanfaatan tote bag.
Pada sesi praktik, para siswa diajak memilih berbagai jenis daun yang tersedia, kemudian menyusun pola sesuai kreativitas masing-masing di atas tote bag berbahan kain. Selanjutnya, mahasiswa KKN mendampingi proses pemukulan daun hingga terbentuk motif alami yang unik.
Hasil karya yang dihasilkan menunjukkan beragam motif menarik. Setiap tote bag memiliki karakter dan keunikan tersendiri.
Ketua Kelompok KKN-TK 01 Unigoro, Wahyu Utomo menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengembangkan keterampilan seni, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan sejak dini pada anak-anak.
“Melalui pelatihan eco-print ini, kami berharap siswa dapat mengembangkan kreativitasnya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar. Selain itu, mereka juga belajar bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana yang bernilai edukatif dan bermanfaat,” ujarnya.
Guru pendamping memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan eco-print menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi siswa karena memadukan unsur seni, kreativitas, dan edukasi lingkungan dalam satu kegiatan pembelajaran.(red)





