SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Floorball Jawa Timur (Jatim) 2026 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kanor, Kecamatan Kanor, pada 18–19 Juli 2026. Kejuaraan ini sebagai ajang pembinaan sekaligus persiapan atlet menghadapi kompetisi berskala nasional.
Ketua Pelaksana Kejurprov Floorball Jatim 2026, Abid Agung Prasetyo, S.Pd., Gr., mengatakan, kejuaraan tersebut diikuti 11 tim putra dan 9 tim putri dari 11 kabupaten/kota di Jatim.
”Fokus utama kejuaraan ini adalah mendorong perkembangan pembinaan floorball di daerah, khususnya pembinaan usia dini, sebagai persiapan atlet Jawa Timur menghadapi event-event berskala nasional,” ujarnya.
Abid menjelaskan, Bojonegoro ditunjuk sebagai tuan rumah berdasarkan hasil Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Floorball Jatim 2026. Penunjukan dilakukan secara bergilir agar setiap daerah memiliki kesempatan menjadi penyelenggara.
Usai kejuaraan, pihaknya akan melakukan evaluasi melalui peningkatan program pembinaan, di antaranya dengan menggelar pelatihan dan coaching clinic untuk meningkatkan kualitas pelatih maupun kemampuan atlet.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Floorball Association (IFA) Bojonegoro, M. Irfan Bagus, S.Or., mengatakan, tim Bojonegoro menghormati hasil pembagian grup dan memilih fokus mempersiapkan tim sebaik mungkin.
”Kami menghormati hasil drawing. Semua grup memiliki tantangan masing-masing, jadi kami fokus mempersiapkan tim sebaik mungkin,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (18/7/2026).

Dia menilai, persaingan di fase grup akan berlangsung ketat karena seluruh kontingen datang dengan persiapan yang matang.
”Semua tim kami waspadai karena masing-masing memiliki kualitas dan gaya bermain yang berbeda,” ungkapnya.
Untuk menghadapi Kejurprov, tim Bojonegoro telah menjalani pemusatan latihan (training center/TC) sejak Juni 2026. Program persiapan meliputi peningkatan kondisi fisik, teknik, taktik, uji coba pertandingan, hingga penguatan mental bertanding.
”Alhamdulillah kondisi atlet dalam keadaan baik. Fisik dan mental juga terus kami jaga agar siap menghadapi pertandingan,” imbuh Irfan.
Bermain di hadapan publik sendiri, Bojonegoro menargetkan tim putra maupun putri mampu menembus babak final sebelum berjuang meraih hasil terbaik.
”Kekuatan kami ada pada kekompakan tim, semangat juang, serta kerja sama yang terus dibangun selama proses latihan,” tuturnya.
Perkembangan prestasi floorball Bojonegoro dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan tren positif. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025, Bojonegoro berhasil meraih juara pertama kategori 3 lawan 3 putri dan juara kedua kategori 5 lawan 5 putra.

Irfan mengaku, peningkatan prestasi tersebut didukung pembinaan atlet secara berjenjang melalui sekolah, klub, serta latihan rutin Pengurus Cabang (Pengcab) Floorball Bojonegoro. Pengcab juga aktif menggelar coaching clinic, sosialisasi ke sekolah dan perguruan tinggi, serta mengikuti berbagai kejuaraan terbuka untuk menambah jam terbang atlet.
”Kami berharap masyarakat Bojonegoro hadir langsung memberikan dukungan dan doa agar atlet semakin termotivasi memberikan hasil terbaik,” ucapnya.
Dukungan terhadap tim Flooball Bojonegoro datang, salah satunya dari Direktur Keuangan penyedia jaringan internet, PT Rnet Mitra Sentosa, H. Sudarnanto. Agar Cabor Floorball makin dikenal dan berprestasi, baik di Bojonegoro sendiri hingga tingkat provinsi maupun nasional.
”Saya yakin cabor ini berpotensi menjadi pendulang medali bagi Bojonegoro,” tegasnya.
Senada, Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan. Dia menilai, Cabor Floorball berpotensi menyumbang medali di Porprov mendatang. Sebab olahraga Floorball di Bojonegoro sudah ada dan berkembang karena menjadi salah satu peserta Porkab II Bojonegoro. Sementara wilayah lain belum berkembang.
”Cabor ini telah tergabung menjadi anggota KONI Bojonegoro sejak 2024,” tandas alumnus SMAN 2 Bojonegoro ini.(fin)





