SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Kepala Desa (Kases) Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Edi Sampurno meminta kepada Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Sukowati, PT Pertamina EP Sukowati Field mempercepat pencairan bagi warga terdampak penambahan luas lahan pengeboran.
”Pertamina EP Sukowati mengajukan penambahan luas untuk lahan pengeboran ke arah utara,” kata Edi Sampurno kepada Suarabanyuurip.com, Senin (6/7/2026).
Proses secara administrasi, kata Edi, baik dari pihak warga hingga pemerintah desa (pemdes) telah terpenuhi seluruhnya. Para warga pun telah membuka rekening bank untuk menerima dana.
”Tapi sampai hari ini, belum mendapat pencairan dari Pertamina,” ujar pria yang pernah masuk bursa bakal calon bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024 lalu tersebut.
Kades dua periode ini mengaku, hanya menjembatani keluhan para warga. Sebab ada delapan pemilik lahan di Dusun Plosolanang yang mengandalkan lahan tersebut untuk bercocok tanam sebagai sumber penghasilan.
Sementara setelah proses pengukuran, appraisial, dan kesepakatan terjadi, lahan mereka tidak lagi dimanfaatkan sebagai sarana mata pencaharian. Akibatnya para warga tidak memiliki penghasilan dari sawah mereka lagi. Maka kepastian dan percepatan pencairan dana sangat ditunggu oleh para warga pemilik lahan. Total keseluruhan lahan tersebut seluas 2,5 hektar.
”Semestinya bulan Juli ini sudah selesai, sehingga kebutuhan warga terpenuhi,” tuturnya.
Berkenaan pemberitaan ini, Suarabanyuurip.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Manajemen Pertamina EP Sukowati Field. Namun hingga berita ini ditayang, belum mendapatkan keterangan resmi.(fin)





