Bupati Wahono Serahkan Bantuan Sarpras Pertanian kepada 99 Poktan dan Gapoktan

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono
SIMBOLIS : Bupati Bojonegoro Setyo Wahono (paling kiri) serah terimakan bantuan sarpras pertanian kepada 99 Poktan dan Gapoktan untuk memperkuat sektor pertanian.(ist/prokopim)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pertanian kepada kelompok tani. Ini merupakan bukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus memperkuat sektor pertanian.

‎Sebanyak 99 kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) menerima bantuan tersebut dalam kegiatan pembinaan di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Rabu (22/7/2026).

‎Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas.

‎Kegiatan diikuti Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Bojonegoro, koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), penyuluh pertanian lapangan, serta perwakilan Poktan dan Gapoktan penerima bantuan.

‎Bantuan yang disalurkan meliputi irigasi perpompaan yang bersumber dari APBN untuk meningkatkan pasokan air lahan pertanian, premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang didanai APBD Kabupaten Bojonegoro dan APBD Provinsi Jawa Timur sebagai perlindungan dari risiko banjir, kekeringan, serta serangan organisme pengganggu tanaman.

‎Selain itu, pemerintah juga menyalurkan pupuk NPK non-subsidi bagi petani tembakau melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester besar dan traktor roda empat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna meningkatkan efisiensi pengolahan lahan hingga panen.

Baca Juga :   PNS Tuban Tertangkap Bawa Sabu
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono
Para poktan dan gapoktan berserta pihak terkait foto bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono usai penyerahan bantuan sarpras pertanian.(ist/prokopim)

‎Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono, meminta seluruh penerima bantuan memanfaatkan dan merawat fasilitas yang telah diberikan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

‎”Bantuan pemerintah ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, dirawat dengan baik, dan dikelola secara rukun agar manfaatnya dapat dirasakan bersama secara maksimal,” kata Setyo Wahono dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com.

‎Pria asli Bojonegoro dari Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini juga menekankan pentingnya sinergi antara Gapoktan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta para penyuluh pertanian dalam mengoptimalkan pemanfaatan bantuan tersebut.

‎”Kita ingin Bojonegoro menjadi lumbung pangan nasional, bukan hanya untuk Jawa Timur. Karena itu kolaborasi dan kekompakan sangat diperlukan dalam memanfaatkan alat yang sudah diberikan,” ujarnya.

‎Menurut Mas Wahono, begitu karib disapa, Pemkab Bojonegoro juga terus berupaya memperbanyak pembangunan embung sebagai solusi penyediaan air irigasi bagi lahan pertanian. Langkah itu diharapkan mampu mengurangi persoalan kekurangan air saat musim tanam.

Baca Juga :   Cegah Anak Putus Sekolah, Pemkab Bojonegoro Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Berikan Jaminan Sosial Pekerja Rentan

‎”Kami terus mengupayakan ketersediaan embung sebanyak mungkin agar kebutuhan air sawah tercukupi. Harapannya, persoalan air tidak lagi menjadi kendala dalam setiap musim tanam,” pungkasnya.(fin/adv/prokopim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait