SuaraBanyuurip.com – Marching band Gemantara Dharma Praja SMA 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur meriahkan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro, Senin (17/8/2026). Parade melibatkan 186 personel marching band berjalan dari Pendopo Malowopati menuju Alun-alun Bojonegoro. Penampilan mereka menyita perhatian masyarakat di sepanjang rute dan peserta upacara yang terdiri dari berbagai kalangan.
Dalam penampilannya, Gemantara Dharma Praja mengusung sejumlah tema maskot. Di antaranya burung garuda sebagai lambang negara Indonesia, harimau putih yang identik dengan matra sekolah pertama IPDN, harimau loreng yang menggambarkan matra sekolah TNI AD, serta burung hantu yang menjadi ciri khas SMA 2 Taruna Pamong Praja.
Sementara itu, pasukan Paskibraka Kabupaten Bojonegoro turut memberikan nuansa istimewa dalam upacara dengan membentuk formasi angka 81. Formasi tersebut menjadi simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pembawa baki dalam prosesi pengibaran bendera adalah Almira Putri Ramadhani, siswi SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bertindak sebagai Inspektur Upacara. Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Wahono memimpin pembacaan Pancasila. Sementara pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar.
Pembina sekaligus guru marching band Gemantara Dharma Praja SMA 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, Iqbal Al Kautsar menyampaikan, persiapan penampilan telah dilakukan sejak 1 April 2026. Latihan kemudian dilakukan secara lebih intensif selama satu bulan terakhir untuk mempersiapkan penampilan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Jumlah personel semuanya 186 orang, dari kelas 11 saja, angkatan pertama taruna,” jelasnya.
Iqbal mengatakan, penampilan parade tersebut menjadi pengalaman penting bagi para siswa, khususnya sebagai bagian dari proses membangun mental dan meningkatkan kemampuan mereka dalam marching band.
Sebelum mengiringi upacara pengibaran bendera hari ini, kemarin Sabtu (15/8/2026) setelah gladi resik kami juga melakukan parade defile melalui Jalan Pahlawan, Jalan Hasyim Asy’ary, Jalan Panglima Sudirman, Jalan AKBPM Soeroko, dan Jalan Imam Bonjol, sebelum kembali menuju Pendopo Malowopati dan melakukan atraksi di dua titik sepanjang rute.
“Semoga setelah tampil ini menjadi semangat supaya lebih intens latihan dan performanya sebagai tes mental pertama mereka. Semoga ke depan bisa ikut lomba di tingkat nasional,” harap Iqbal.(red)





