SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi sejumlah warga di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada musim kemarau tahun ini. Desa Hargomulyo dan Desa Kawengan menjadi wilayah yang membutuhkan perhatian karena keterbatasan sumber air bersih.
Sebagai penanganan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Kecamatan Kedewan dan pengelola Wisata Agroforestry Dangilo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan, distribusi air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau.
Berdasarkan peta wilayah terdampak kekeringan dan distribusi bantuan air bersih BPBD Bojonegoro hingga 31 Agustus 2026, Kecamatan Kedewan tercatat memiliki satu desa yang mengajukan laporan kekeringan dan permintaan bantuan air bersih, yakni Desa Kawengan.
Namun, persoalan kekeringan di wilayah Kedewan tidak hanya membutuhkan penanganan melalui dropping air. Heru menegaskan, pengiriman bantuan air bersih merupakan langkah sementara atau jangka pendek untuk membantu warga, sedangkan penanganan jangka panjang perlu dilakukan agar persoalan kekeringan tidak terus berulang setiap musim kemarau.
“Untuk jangka pendek memang perlu dilakukan pengiriman bantuan air bersih. Tetapi untuk jangka panjang harus dilakukan penanganan terhadap persoalan kekeringan,” kata Heru Wicaksi kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (1/9/2026).
Dia menyebut, penanganan kebutuhan air bersih di Kecamatan Kedewan dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Selain BPBD sebagai bagian dari Pemerintah Daerah, upaya tersebut juga melibatkan pihak Kecamatan Kedewan serta pengelola Agroforestry Dangilo.
Salah satu penyaluran bantuan dilakukan pada Senin, 31 Agustus 2026. Bantuan air bersih disalurkan kepada warga di RT 02 RW 01 dan RT 04 RW 01, Dusun Ngrowo, serta RT 06 RW 01, Dusun Ngloji, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.
Penyaluran bantuan air bersih melibatkan Camat Kedewan, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantib dan Linmas), perangkat desa, tim BPBD Bojonegoro, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta warga setempat.
Dalam kegiatan, bantuan air bersih berasal dari Wisata Agroforestry, pihak Kecamatan Kedewan, dan BPBD Bojonegoro. Total air bersih yang disalurkan mencapai 26.000 liter.
Camat Kedewan, Mudlofir, mengatakan, pemerintah terus berupaya memberikan perhatian kepada warga yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau panjang. Meski begitu, keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah menjadi kendala utama dalam penanganan kekeringan.
“Pemerintah sangat memperhatikan dan mengupayakan secara maksimal atas kesulitan warga di Kecamatan Kedewan. Pemerintah sudah hadir, tetapi keterbatasan sumber air menjadi kendala utama,” ujarnya.
Penyaluran bantuan air bersih telah dimulai sejak pekan sebelumnya dan akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan pasokan air.
“Kegiatan bantuan air bersih ini sudah kami mulai sejak minggu kemarin dan akan terus dilakukan sampai turun hujan nanti,” tandasnya.(fin)





