SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Dampak kekeringan di musim kemarau tahun ini cukup merepotkan sebagian warga masyarakat di wilayah Kecamatan Ngasem, Kebupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satunya warga di Dusun Klumpang, Desa Sendangharjo.
Pasalnya sumur-sumur air yang biasa dimanfaatkan sumbernya telah mengering sehingga membuat mereka kesulitan mencukupi kebutuhan air setiap hari. Hal itu memantik perhatian seorang pengusaha Gus Haji Hadi Nursam asal Desa Manukan, Kecamatan Gayam bersedekah air bersih.
Pengusaha asal desa ring satu ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu tersebut langsung menyalurkan bantuan 16.000 liter air bersih untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan tersebut.
“Untuk di Desa Sendangharjo, bantuan air bersih kami berikan di Rukun Tetangga (RT) 05 dan RT 06, Dusun Klumpang. Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang menerima, dan semoga sedikit dapat meringankan beban mereka yang terdampak kekeringan,” ujar Gus Hadi Nursam kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (27/08/2024).
Salah satu warga penerima bantuan, Sakidin mengaku, sangat senang bisa mendapatkan bantuan air bersih. Karena musim kemarau tahun ini sangat terasa dampaknya. Yakni membuat sumber air sumur mengering sehingga sulit mendapatkan air untuk kebutuhan minum, memasak dan lainnya.
“Tentu sangat bermanfaat bagi warga kami yang menerimanya. Terimakasih Pak Hadi atas bantuannya air bersih untuk warga saya yang sedang terdampak kekeringan,” ujar Kepala Desa Sendangharjo, Yuskarianto.(sam)





