PGN Area Bojonegoro Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan di Mojodelik

PGN Area Bojonegoro
Area Head PGN Area Bojonegoro, Faishal Arief didampingi Kades Mojodelik, Yuntik Rahayu menyosialisasikan keamanan dan keselamatan penggunaan gas pipa PGN kepada para pelanggan di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) III, Area Bojonegoro kembali menggelar Public Security and Safety Awarness (Kesadaran Keselamatan dan Keamanan Umum). Kali ini kegiatan dipusatkan di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026).‎

‎Acara yang dipusatkan di pendapa balai ‎desa penghasil minyak dan gas bumi (migas) Banyu Urip, Blok Cepu, itu dihadiri oleh Area Head PGN Area Bojonegoro, Faishal Arief bersama jajaran Operation & Maintenance (OM) dan Pgasol, Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, dan para warga pelanggan jaringan gas (jargas) sambungan rumah tangga PGN.

‎Para pelanggan mendapat sosialisasi tata cara berlangganan gas dan edukasi keselamatan dalam penggunaan gas bumi bagi pengguna gas rumah tangga. Dalam hal ini, PGN ingin memastikan pelanggan tidak hanya merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaannya.

‎Peserta menerima edukasi, bahwa gas bumi merupakan energi yang aman dan ramah lingkungan jika digunakan sesuai standar keselamatan. Gas bumi bersifat ringan sehingga mudah menguap ke udara atau atmosfer apabila terjadi kebocoran. Selain itu, gas bumi tidak mudah meledak dan telah dilengkapi dengan zat odorant atau pembau, sehingga kebocoran dapat segera terdeteksi melalui bau menyengat yang khas.

‎Untuk menjaga keamanan dan keandalan instalasi, pipa gas perlu dirawat dengan baik. Pipa gas sebaiknya dijauhkan dari sumber api maupun instalasi listrik. Peralatan gas ditempatkan di area yang kering dan terbuka, dengan ventilasi udara yang cukup, terutama di dapur. Instalasi gas juga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Baca Juga :   Berharap Ada Kilang di Blora

‎Dalam kondisi darurat, seperti tercium bau gas yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak panik. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik. Selanjutnya, tutup semua kran gas, buka jendela dan ventilasi udara agar gas cepat keluar, serta lakukan pengecekan kebocoran pada meter, sambungan pipa, elbow, dan selang menggunakan air sabun.

‎Jika kebocoran terjadi pada selang kompor, segera kencangkan kembali pengikat selang. Apabila kebocoran ditemukan pada sambungan rumah atau pipa ke meter, kran harus ditutup rapat dan segera menghubungi layanan darurat.

PGN Area Bojonegoro
Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, foto bersama Kades Mojodelik Hj. Yuntik Rahayu, serta para pelanggan usai kegiatan sosialisasi.(arifin jauhari)

‎Untuk informasi dan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau melalui WhatsApp Business PGN. Layanan juga dapat diakses melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Google Play dan App Store.

‎Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief mengatakan, kegiatan terlaksana bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus sebagai bagian dari komitmen mempererat komunikasi dengan pelanggan Jargas, khususnya sektor rumah tangga.

‎Ada dua poin penting yang tersampaikan dalam acara, yaitu pertama perihal keselamatan penggunaan bahan bakar gas bumi. Poin ke dua tentang pengetahuan produk yang telah dimanfaatkan oleh para pelanggan.

Baca Juga :   Piala Soeratin U-17 Grup K di Stadion Mini Gayam Dimulai Besok

‎Sosialisasi dimaksud berguna untuk mencegah dan membuat langkah penting ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain itu dia menuturkan pentingnya keselamatan terkait jalur pipa gas PGN. Baik yang terletak pada jalur utama di jalan raya maupun instalasi yang sampai pada para pelanggan.

‎“Karena bisnis gas ini adalah bisnis safety, maka kita membangun komunikasi antara PGN dengan bapak ibu pelanggan sekalian,” kata Faishal Arief.

‎Sementara itu, Kades Mojodelik Yuntik Rahayu, mengucapkan terima kasih atas agenda penyuluhan yang diselenggarakan oleh PGN Area Bojonegoro. Karena dengan begitu jalinan silaturahmi antara PGN dengan pelanggan di Desa Mojodelik terjaga secara baik.

‎”Kebetulan saya sendiri juga pelanggan gas PGN, jadi juga tahu persis dengan seluk beluk dan manfaat menjadi pelanggan seperti warga saya lainnya,” ujar Yuntik.

‎Selain itu, Kades perempuan pertama di Mojodelik ini mengaku, mendapat tambahan pengetahuan dan wawasan lebih banyak tentang produk PGN. Diantaranya tentang pencegahan kebocoran, catat meter mandiri, dan penntingnya menjaga keamanan jaringan pipa gas.

‎”Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilakukan, untuk mencegah hal hal yang tidak kita inginkan dan memperbaiki kualitas layanan terhadap pelanggan,” tandasnya.

‎Sosialisasi berlangsung interaktif. Karena peserta tidak hanya menerima pemaparan materi satu arah. Melainkan juga diajak terlibat aktif dalam tanya jawab produktif dan aktif dalam sesi kuis berhadiah.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait