31 KKKS Hulu Migas Jadi Kandidat Penerima Penghargaan Keselamatan Migas 2026

Migas Blok Cepu.

SuaraBanyuurip.com – Sebanyak 31 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hulu migas menjadi kandidat penerima penghargaan Apresiasi Keselamatan Migas 2026 telah dilakukan verifikasi. Selain itu ada 57 Pemegang Izin Usaha di sektor hilir.

Pemberian Tanda Apresiasi Keselamatan Migas merupakan agenda tahunan yang telah konsisten dilaksanakan oleh Direktorat Jendral (Ditjen) Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak tahun 2016. Kategori yang diberikan meliputi Patra Nirbhaya Karya (Tanpa Kehilangan Jam Kerja sebagai Akibat Kecelakaan) dan Patra Karya Raksa (Pembinaan Keselamatan Migas).

Selain itu, sejak tahun 2025 Ditjen Migas menambahkan kategori Patra Prakarsa, yaitu penghargaan khusus bagi perseorangan atau kelompok orang yang berprestasi dalam menciptakan inovasi serta menerapkannya untuk menjaga keselamatan migas.

Ditjen Migas telah melaksanakan rapat pleno untuk menentukan kandidat penerima penghargaan Keselamatan Migas 2026 di Avenzel Hotel and Convention Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (3/9). Agenda kegiatan ini bertujuan untuk menilai, membahas, dan memutuskan kelayakan para kandidat penerima Apresiasi Keselamatan Migas Tahun 2026 dari sektor hulu, hilir, hingga inovasi perorangan atau kelompok secara objektif dan transparan.

Baca Juga :   Dishub Tinjau Lokasi Terjebaknya Trailer Migas Kolibri

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas selaku Kepala Inspeksi yang diwakili oleh Koordinator Keselamatan Hulu Migas Banarwoto menyampaikan, pelaksanaan penghargaan ini berlandaskan pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 130.K/MG.01/MEM.M/2024 serta Surat Edaran Direktur Teknik dan Lingkungan Migas tanggal 5 Mei 2026. Tahapan verifikasi sendiri telah dilaksanakan secara langsung pada 29 hingga 30 Juli 2026 lalu.

Banarwoto menjelaskan, sebelum pleno ini, telah dilakukan beberapa tahapan dimulai dari proses penerimaan pendaftaran, evaluasi internal, dan pada tanggal 29 Juli telah dilakukan verifikasi langsung kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Pemegang Izin Usaha) melalui online.

“Khusus untuk peserta Patra Prakarsa, terdapat 10 orang/kelompok yang mendaftar dan hadir secara offline saat verifikasi pada 30 Juli. Nanti di pleno ini kita lihat berapa yang layak untuk menerima penghargaan,” tegasnya dikutip Senin (7/9/2026).

Banarwoto menambahkan untuk kandidat penerima Apresiasi Keselamatan Migas 2026 yang telah dilakukan verifikasi tercatat sebanyak 31 KKKS di sektor hulu dan 57 Pemegang Izin Usaha di sektor hilir. Rpat pleno ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan bersama secara objektif dan transparan.

Baca Juga :   Pertamina EP Field Cepu Beri Edukasi HSSE Kepada Pelajar Sekitar Wilayah Kerja

“Hari ini kita mencoba untuk memutuskan hasil dari verifikasi yang telah terlaksana. Harapan kami, jika tidak ada hal yang meragukan, tentunya bisa dengan cepat kita putuskan bersama layak atau tidaknya perusahaan tersebut untuk diberikan penghargaan atau apresiasi. Jika ada hal yang masih ragu, hari ini kita bahas bersama untuk mencapai kata sepakat,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM) Soehatman Ramli menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan ajang ini serta peran aktif Ditjen Migas dan seluruh tim dalam mengawal keselamatan migas nasional.

“Acara hari ini sangat penting karena sudah final. Apa yang sudah kita bahas sebelumnya akan kita finalkan bersama di pleno ini. Sejak dimulai tahun 2016, kita harapkan melalui media inilah kita dapat terus mendorong penerapan keselamatan migas. Dibandingkan dengan sektor-sektor lain, di migas ini kita lebih maju dalam hal keselamatan. Semoga semuanya terus semangat melakukan kegiatan ini,” pungkas Soehatman.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait