Polsek Gayam Sosialisasi Bahaya Bullying di Sekolah Dasar

Polsek Gayam
Kapolsek Gayam, AKP Amirul Mukminin, sosialisasikan bahaya bullying di Sekolah Dasar Negeri 2 Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.(istimewa) ‎

SuaraBanyuurip.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Gayam, Polres Bojonegoro, Polda Jawa Timur, menggencarkan upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah melalui kegiatan sosialisasi bahaya kekerasan sejak dini.

‎Acara yang berlangsung di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Gayam pada Sabtu (12/9/2026) menyasar para guru sekolah dasar dan anggota Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kecamatan Gayam.

‎Kapolsek Gayam, AKP Amirul Mukminin, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta kemampuan para pendidik dan orang tua dalam mendeteksi sekaligus menangani tindak perundungan.

‎”Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujarnya.

‎Dijelaskan, berbagai bentuk dan ciri perundungan, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, hingga aspek hukum yang membayangi.

‎Kapolsek yang wilayah hukumnya sebagai penghasil minyak Banyu Urip, Blok Cepu, itu juga memberikan langkah-langkah penanganan bagi korban, saksi, orang tua, maupun sekolah, serta menyusun strategi pencegahan secara komprehensif.

‎AKP Amirul, menekankan krusialnya peran aktif keluarga dan lembaga pendidikan dalam membentengi anak dari ancaman perundungan, baik secara langsung maupun di dunia maya.

‎“Di rumah, kita harus menanamkan rasa empati dan sikap menghargai perbedaan sejak dini, serta pantau pergaulan dan aktivitas digital anak,” pesan AKP Amirul Mukminin.

‎Ditambahkan, bahwa lingkungan sekolah juga memegang peranan kunci dalam membentuk karakter serta mentalitas siswa.

‎“Di sekolah, kita wajib menciptakan budaya yang inklusif dan saling mendukung,” tutupnya.

‎Dalam kegiatan sosialisasi itu juga dilakukan diskusi interaktif bersama para peserta perihal pencegahan bahaya kekerasan sejak dini.(red)

Pos terkait