Bupati Arief Perjuangkan Sekolah Rakyat Blora Jadi Prioritas

Bupati Arief Rohman
Bupati Arief Rohman (paling kanan) saat bertemu Mensos Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menyampaikan perkembangan persiapan lahan pembangunan kompleks gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di samping kantor PDAM Kecamatan Cepu.(ist/ali) ‎

SuaraBanyuurip.com – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, terus mengupayakan agar pembangunan kompleks gedung baru Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masuk dalam prioritas pemerintah pusat.

‎Upaya tersebut dilakukan dengan menemui Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, di sela acara penghargaan nasional yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026) malam.

‎Dalam pertemuannya, Bupati yang akrab disapa Gus Arief itu menyampaikan perkembangan persiapan lahan pembangunan kompleks gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di samping kantor PDAM Kecamatan Cepu.

‎Arief menjelaskan, proses pengurukan lahan telah rampung 100 persen pada akhir Oktober 2026. Selain itu, pembangunan akses jalan menuju lokasi sepanjang 323 meter dengan lebar 8 meter juga telah disiapkan.

‎”Kami sampaikan kepada Pak Menteri tentang perkembangan persiapan lahan pembangunan gedung SR Kabupaten Blora yang ada di Kecamatan Cepu. Saat ini, pengurukannya sudah selesai 100 persen pada akhir Oktober lalu, termasuk pembangunan akses jalan masuk sepanjang 323 meter dengan lebar 8 meter,” ujar Arief.

Baca Juga :   Warga Balun Tolak Digusur

‎Melalui pertemuan tersebut, Bupati Arief berharap, Kementerian Sosial segera memberikan perhatian terhadap penetapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Blora. Dia juga meminta agar Blora dimasukkan sebagai salah satu daerah prioritas pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang baru.

‎Tidak hanya bercerita, Bupati Arief Rohman juga mengirimkan surat resmi kepada Menteri Sosial dengan nomor 642.2/1326/2026 tertanggal 3 November 2026. Surat tersebut berisi permohonan penetapan lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora.

‎Menanggapi permohonan tersebut, Mensos Saifullah Yusuf memberikan respons positif. Dia menyatakan kesiapannya untuk mengawal agar pembangunan Sekolah Rakyat di Blora masuk dalam prioritas.

‎”Insya Allah masuk prioritas untuk Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Blora. Terima kasih Pak Bupati atas dukungannya untuk pembangunan SR di Blora. Kami akan merespons secepatnya,” ungkap Saifullah Yusuf.

‎Arief mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu saat ini telah memberikan sejumlah prestasi. Namun, kegiatan pendidikan masih memanfaatkan gedung lama bekas SDN Balun yang memiliki keterbatasan kapasitas dan fasilitas.

‎Karena itu, pembangunan gedung baru dinilai penting untuk menunjang pengembangan potensi peserta didik sekaligus meningkatkan daya tampung sekolah.

Baca Juga :   Rektor Unirow Resmi Lengser

‎Bahkan, untuk sementara waktu, peserta didik angkatan kedua harus dititipkan di Gedung Sekolah Rakyat Rembang karena kapasitas gedung SR di Kecamatan Cepu belum mencukupi.

‎Menurut Arief, pembangunan kompleks gedung baru Sekolah Rakyat di Blora diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan tersebut sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, miskin, dan rentan.

‎Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pemerintah yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan Kementerian Sosial sebagai penanggung jawab sekaligus pengelola program.

‎Dengan rampungnya persiapan lahan dan akses jalan, Bupati Arief berharap, proses penetapan lokasi hingga tahapan pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

‎”Harapannya proses penetapan lokasi dan tahapan pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat,” imbuhnya.(red/ali)

‎

‎

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait