SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur, tak hanya menjadi daya tarik masyarakat untuk membuka peluang usaha. Namun juga mengundang perbankan untuk meningkatan pelayanannya kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bojonegoro untuk membangun pos Anjungan Tunai Mandiri atau Automated Teller Machine (ATM). Pos ATM itu berada di sebelah selatan depan pintu masuk kilang mini milik PT Tri Wahana Universal (TWU) di Dusun Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro tersebut.
“Tentunya sangat mendukung dan senang adanya pos ATM BRI di dekat pintu masuk TWU itu, Mas. Karena, jika ingin mengambil uang tidak perlu ke BRI Kalitidu,” kata Heriyanto, Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Selasa (27/05/2014).
Dia menmpredeksi, selain karena adanya kecamatan baru yakni Kecamatan Gayam, berdirinya pos ATM BRI itu dimungkinkan juga adanya peningkatan perputaran uang karena adanya proyek Banyuurip, Blok Cepu yang di operatori Mobil Cepu Ltd (MCL).
“Ini pandangan pribadi saya, Mas. Tapi, tidak tau jika pandangan orang lain. Intinya, saya mendukung, dan pos ATM BRI itu mulai beroparasi setau saya sekitar sejak awal bulan Mei ini,” imbuh warga ring satu tersebut.
“Saya juga sama, sangat mendukung adanya pos ATM BRI di dekat TWU itu. Karena, masyarakat sekitar lebih dekat lagi jika mau ngambil uangnya melalui ATM,” sambung Solikin warga Desa Gayam lain. (sam)





