Bojonegoro Punya Gedung Pusat Belajar Guru

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Para guru di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sekarang dapat dengan mudah meningkatkan kemampuannya dalam mengajar anak didiknya. Sebab sekarang ini di Bojonegoro telah dibangun Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) yang diperuntukan bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga tingkat SMK.

Gedung yang berada di Jalan Rajawali No.3 Bojonegoro itu memiliki sejumlah fasilitas untuk meningkatkan sumber daya guru (SDM). Yakni ruang pertemuan, seminar, administrasi, laboratorium, perpustakaan, dan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK). Selain itu, gedung (PBG) yang menempati bekas Gedung SMPN 2 dan SMAN 4 Bojonegoro itu memiliki 15 tenaga pengelola, serta 25 guru ahli tingkat PAUD hingga SLTA yang siap mendampingi guru-guru dalam mengasah kemampuannya dalam mengajar.

Pembangunan Gedung PBG itu merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan Bojonegoro, Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu dan Yayasan Putra Sampoerna. Dalam kerja sama ini, 25 guru ahli yang sebelumnya mengikuti seleksi tersebut mendapat bekal pelatihan dan pendampingan dari Yayasan Putra Sampoerna dalam hal mendidik siswa. Â

Baca Juga :   Pembongkaran Gedung PBG Bojonegoro Dinilai Hambur-hamburkan Anggaran

“Kita harapkan Gedung PBG ini menjadi institusi akademik mandiri yang dapat meningkatkan SDM para guru di Bojonegoro. Sehingga menjadi tenaga pendidik yang profesional, trampil dan handal dalam mencetak generasi,” kata Director of Foundraising Yayasan Putra Sampeorna, Ari Kunwidodo pada persemian Gedung PBG, Jum’at (18/7/2014).

Vice President Public and Government Affair MCL, Erwin Maryoto, menegaskan, Gedung PBG ini merupakan salah satu bentuk program kemasyarakatan penunjang operasi (PKPO) MCL di bidang pendidikan yang sudah di setujui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Â

“Dengan program berkelanjutan ini, kami optimis dapat maju bersama masyarakat di wilayah operasi kami. Karena ExxonMobil memiliki komitmen untuk menjadi tamu yang baik dan menjaga hubungan baik dengan stakeholder,” sambung Erwin.

Senada juga disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabamanusa, Arief Sukma Widjaja. Ia menegaskan, dengan kualitas pendidikan yang baik akan mampu mencetak generasi mendatang yang handal sehingga dapat menjadi pendorong kemajuan daerah.

Baca Juga :   Kudus Tertarik PBG Bojonegoro

“Sehingga di masa depan Bojonegoro bisa menjadi ujung tombak energi nasional,” tegas Arief.

Di tempat yang sama, Bupati Bojonegoro, Suyoto berharap, dengan adanya Gedung PBG ini guru-guru di Bojonegoro dapat memanfaatkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan keterampilannya dalam mengajar.

“Untuk memeratakan kualitas guru di Bojonegoro, kita akan membangun Gedung PBG di kecamatan. Paling tidak nanti ada 3 gedung PBG yang akan kita bangun yakni di wilayah timur, barat dan selatan,” sambung Suyoto usai meresmikan Gedung PBG.

Selain di Bojonegoro, MCL bekerjasama dengan Yayasan Putra Sampoerna juga mendukung penguatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban dengan membangun gedung yang sama.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *