Akhir Januari Blok Nona Dieksplorasi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset 4 Field Cepu merencakan eksplorasi Blok Nona di Desa Giri, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada akhir Januari 2015 ini. Â

Hal itu disampaikan Field Manager Pertamina EP Aset 4 Field Cepu, Wresniwiro saat beraudiensi dengan Bupati Fadeli di ruang kerja Bupati Lamongan, Kamis (22/1/2015). Pada kesempatan itu Fadeli didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Lamongan, Mohammad Faiz Junaidi, dan Kepala Bagian (Kabag) Organisasi, Abdul Muis.

“Kami berencana akan melakukan tahapan pengeboran Blok Nona di Desa Girik Kecamatan Ngimbang. Harapan kami melalui pengeboran ini akan ditemukan liquid minyak yang cukup besar sehingga bisa dilakukan tahapan selanjutnya berupa produksi,” kata Wresniwiro.

Disebutkan Wiro, titik pengeboran ini adalah yang memiliki prediksi tertinggi dari hasil survey seismik. Dia menyebut juga akan melakukan pengeboran di dua titik lain untuk memastikan keberadaan minyaknya.

“Dari hasil analisis, di titik yang akan dilakukan pengeboran inilah yang paling berpotensi memiliki cadangan minyak yang besar. Pengeboran di satu titik ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 4 bulan, “imbuh dia.

Baca Juga :   DPR Minta Pemerintah Antisipas Peningkatan Konsumsi BBM Jelang Nataru

Wiro mengungkapkan setidaknya akan melakukan pengeboran di tiga titik untuk memastikan adanya minyak disitu. “ Dengan harapan 3 tahun kedepan sudah bisa melakukan produksi,” tegas dia.

Dia menegaskan, sudah meminta bawahannya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan Pertamina EP juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Salah satunya menyetujui usulan perbaikan jalan di Desa Girik dan pembangunan jaringan air bersih.

Fadeli sendiri berpesan agar Pertamina EP memberikan pemahaman kepada masyarakat. Karena tidak semua bisa memahami bahwa proses untuk mendapatkan minyak butuh waktu yang cukup lama.

“Pemahaman kami sama dengan Pertamina EP. Agar keberadaan sumber minyak di Lamongan ini juga membuat senang masyarakat sekitar. Karena itu kami sudah memprogramkan untuk memberikan bantuan dan program pembangunan kepada masyarakat di sekitar sana,” sambung Fadeli.

Sejak tahun 2012, sebanyak 11 kecamatan di Lamongan telah dilakukan survey seismik dua dimensi (2D) dan 3D kawasan Blok Nona yang ada di Lamongan. Yakni di Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sambeng, Mantup, Sugio, Babat, Kedungpring, Modo, Bluluk, Ngimbang dan Sukorame.Â

Baca Juga :   Pendapatan PT ADS Andalkan Commitmen Fee Blok Cepu

Survei Seismik 2D total panjang lintasan untuk ± 151.5 km dengan volume pekerjaan 2.300 TT. Sedangkan Program Survey Seismik 3D seluas ± 522 km2 dengan volume pekerjaan 23.810 TT. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *