Sentra Cabai Rawit Ada di Pantura

Petani Cabai Lamongan

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Tiga kecamatan di Pantura Lamongan selama ini dikenal sebagai sentra produksi cabai rawit. Ketiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Paciran, Brondong, dan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Tahun ini, petani di empat kecamatan di Lamongan akan mendapatkan program bantuan penanaman cabai rawit seluas 50 hektar. Empat kecamatan itu adalah Solokuro, Laren, Paciran dan Brondong.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Aris Setiadi melalui Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan, menyampaikan, program tersebut merupakan kegiatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur.

“Program bantuan ini nantinya akan langsung diberikan kepada petani. Selain berupa bibit, juga ada bantun berupa pupuk dan pestisida,“ kata dia.

Petani Lamongan di tahun 2016 juga pernah menerima program bantuan serupa seluas 75 hektar di Kecamatan Laren. Saat itu, varietas yang diberikan kepada petani adalah Bhaskara dari jenis hibrida.

“Untuk tahun ini petani juga mengusulkan agar bisa memperoleh cabai rawit varietas Bhaskara,“ katanya menambahkan.

Baca Juga :   Harga Tomat di Bojonegoro Anjlok Rp 3.000 Per Kilogram

Program ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi cabai rawit agar pasokan di pasaran terjaga. Sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang drastis seperti tahun lalu.

Di Lamongan, selama musim tanam 2016, produksi cabai rawit mencapai 37.554 kuintal, yang diperoleh dari lahan panen seluas 3.919 hektar. Lahan cabai rawit terluas berada di Kecamatan Paciran yakni 1.735 hektar, kemudian Brondong 1.118 hektar, dan Solokuro seluas 757 hektar.

Sementara tahun ini Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan menargetkan sasaran panen seluas 4.594 hektar. Dengan sasaran panen terluas di Kecamatan Paciran bisa mencapai 2.359 hektar, Brondong 1.083 hektar, dan Solokuro 839 hektar.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *