EMCL Gelar Serah Terima Infrastruktur Publik ke 34 Desa Sekitar Operasi

SIMBOLIS : Community Relation Supervisor EMCL, Beta Wicaksono, saat serah terimakan infrastruktur ke sembilan camat.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Operator ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar serah terima infrastruktur publik yang tersebar di 34 desa dalam sembilan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kegiatan ini dipusatkan di embung Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Selasa (15/11/2022). Dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jajaran Comrel EMCL, Forkopimca Gayam, 9 Camat dan 34 Kepala Desa wilayah penerima manfaat, dan 7 NGO pendamping Program Patra Daya (Porgram Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat).

Camat Gayam, Aunur Rofiq, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada EMCL atas pembangunan infrastruktur publik di sembilan kecamatan.

“Terima kasih EMCL atas bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya mewakili penerima manfaat di sembilan kecamatan.

Sementara itu, Community Relation Supervisor EMCL, Beta Wicaksono mengatakan, bahwa pembangunan infrastruktur publik ini adalah program pengembangan masyarakat (PPM) dari EMCL dan SKK Migas bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

“Sinergi kami dengan Pemkab Bojonegoro tentu salah satunya untuk memastikan agar tidak ada dobel anggaran. Selain itu agar program ini tepat pada sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :   EMCL Bangun Infrastruktur Tiga Desa di Bojonegoro

Dalam pelaksanaan PPM, pihaknya bermitra dengan tujuh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hal demikian disebabkan LSM memiliki keahlian dalam metodologi, materi, dan strategi dalam pendampingan.

Tujuh LSM itu ialah LIMA 2B, LSPM, Gemuruh, Alas Institute, YTCN, Ansor, dan Fatayat. Mereka diwajibkan menyelesaikan target PPM tahun 2022, tidak diperbolehkan pekerjaan selesai pada tahun berikutnya.

“Karena di kami, program ini harus selesai sesuai tahun anggaran,” tegasnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Beta Wicaksono, atas dukungan masyarakat sekitar wilayah operasi EMCL dan SKK Migas guna kelancaran dan keamanan obyek vital di dalamnya. Termasuk masyarakat sepanjang jalur pipa minyak. Sehingga produksi minyak nasional tidak terganggu. Dan pendapatan negara juga tidak terganggu.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi masyarakat sekitar wilayah operasi migas turut menjaga keamanan dan kelancaran obyek vital,” ucapnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *