Pertamina EP Cepu Serah Terimakan Program CSR di Tujuh Desa di Bojonegoro

Pertamina EP Cepu menyerah terimakan program CSR untuk masyarakat di tujuh desa di empat kecamatan di Bojonegoro.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu menyerah terimakan program pengembangan masyarakat (PPM) berupa infrastruktur di tujuh desa di empat kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Serah terima program dilaksanakan di Pendopo Wisata Kayangan Api Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Rabu (14/12/2022).

Sejumlah program infrastruktur yang diserah terimakan Pertamina EP Cepu adalah pengembangan fasilitas akses air bersih di Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon; Desa Sendangharjo dan Desa Jampet Kecamatan Ngasem; Desa Mulyorejo, Desa Sukorejo dan Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo.

Kemudian, program pengembangan fasilitas tempat penampungan sampah (TPS) di Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, dan Desa Sumberarum, Kecamatan Dander.

PPM infrastruktur dilaksanakan Pertamina EP Cepu bersama tiga mitra pendamping. Yakni Forum Studi Pengembangan Potensi Daerah (Fospora), Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (Lima 2B) dan Bappeka.

PPM yang serah terimakan hari ini sebelumnya telah melalui beberapa tahapan. Di antaranya koordinasi dengan dinas-dinas terkait, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, sosialisasi program, Focus Group Discussion (FGD) perencanaan dengan tim pelaksana hingga laporan pertanggungjawaban.

Baca Juga :   Konsulat Jendral Amerika Lihat Program EMCL

Serah terima program bertema mewujudkan Sinergitas Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa. Dihadiri sekitar 75 orang terdiri dari unsur masyarakat desa, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dinas terkait, Pertamina EP Cepu serta tiga mitra pendamping.

JTB Site Office dan PGA Manager Pertamina EP Cepu, Edy Purnomo menyampaikan program pengembangan masyarakat yang diserah terimakan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan. Agar masyarakat lebih produktif dalam beraktifitas sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya.

“Setiap program yang kita laksanakan selalu kita koordinasikan dengan pihak dinas terkait, kecamatan, dan pemerintah desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga serah terima. Ini sebagai bentuk sinergitas pembangunan yang bermanfaat,” tegas Edy.

Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Wahyu Dono menambahkan, bahwa semua program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dilakukan audit.

“Mudah-mudahan dengan adanya program-program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” harapnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *