ASN Kementerian ESDM Ikuti Pelatihan K3 Perkantoran di PPSDM Migas

ANTUSIAS : Sejumlah ASN di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral antusias menjalani Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran Angkatan 1 di Pusat PPSDM Migas secara daring selama tiga hari berturut-turut.

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menjalani Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkantoran Angkatan 1 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) secara daring selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa, 17 Januari 2023. Pelatihan tersebut terdiri dari sesi pre-test di bawah arahan Agus Sugiharto, kemudian dilanjutkan dengan sesi materi oleh pengajar yang ahli di bidangnya.

Materi pertama yang diberikan yakni Materi Kimia Api yang dimulai dari pembahasan mengenai penyebab dan data kasus kebakaran, dasar hukum departemen tenaga kerja, pengertian api dan kebakaran, hingga jenis kebakaran serta prosedur dan metode pemadaman kebakaran.

Hardiyono, sebagai pengajar dalam pelatihan ini, dalam materinya menyampaikan sejumlah saran bagi para pegawai ketika terjadi peristiwa kebakaran. Salah satunya, imbauan agar setiap individu dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan, dan tidak panik. Sebab, seseorang yang panik akan lebih cepat kehabisan oksigen.

Baca Juga :   PPSDM Migas Latih Petugas Pengambil Contoh Minyak Bumi dari Patra Badak Arun Solusi

Ia juga mengimbau kepada pegawai perempuan agar tidak menggunakan sepatu hak tinggi, karena dapat menghambat gerak ketika terjadi kondisi darurat seperti kebakaran.

“Terutama di perkantoran ya, kita harus mengubah mindset kita. Kadang, kita melakukan hal-hal di luar kemampuan kita, maka sering dari hasil investigasi yang dilakukan itu rata-rata (sebagian besar) karena human factor, dalam arti kita tidak tahu (paham) bagaimana harus menyelamatkan diri dari peristiwa kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, berkaitan dengan dokumen-dokumen penting seperti ijazah serta dokumen penting lainnya, tidak disarankan untuk menyimpannya di kantor, karena kantor bukanlah tempat yang aman.

Para peserta tampak antusias dengan materi yang diberikan, terlihat dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi.

Salah satu pertanyaan datang dari Nasim, salah seorang peserta dari Inspketorat Jenderal KESDM. Ia bertanya mengenai tiga unsur kebakaran (api; oksigen; panas dan bahan bakar), bagaimana apabila salah satu diantaranya tidak ada. Yang kemudian dijawab oleh pemateri bahwa apabila ada yang tidak terpenuhi dari ketiganya, maka kebakaran tidak akan terjadi.

Baca Juga :   Donggi Senoro LNG Kirim Calon Pekerjanya Ikuti Pelatihan di PPSDM Migas

Pelatihan ini diharapkan mampu memberi pencerahan serta informasi yang tepat guna kepada para peserta dalam rangka menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja mereka (perkantoran).(adv/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *