SuaraBnayuurip.com – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, Jawa Timur bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja Pengembangan & Mineral Indonesia (LPK PEM Indonesia) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Operator K3 Umum. Kegiatan ini berlangsung di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kabupaten Tuban pada 15 hingga 27 September 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kalangan, baik tenaga kerja industri maupun pencari kerja yang berdomisili di Tuban, dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kepala Disnakerin Tuban, Rohman Ubaid menegaskan, pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja untuk mencegah kecelakaan kerja dan menciptakan budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memiliki kompetensi yang diakui secara resmi dan mampu diterapkan di dunia kerja,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas LPK PEM Indonesia, Herjuna menambahkan, bahwa program sertifikasi ini akan memberikan nilai tambah bagi peserta.
“Sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja bersertifikat di sektor industri,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SuaraBanyuurip.com, Rabu (17/09/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama hampir dua minggu tersebut tidak hanya diisi dengan materi teori, tetapi juga praktik lapangan, ujian, serta pembekalan terkait regulasi K3.
”Karena LPK Kami sudah menerapkan sistem Project Based Learning (PjBL). Pada akhir pelatihan, peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai Operator K3 Umum yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia,” ujarnya.
Ditambahkan, apabila masyarakat ingin mengikuti Program K3, Alat Berat, Scaffolding, Pesawat Angkat Angkut bisa langsung menghubungi LPK & LSP Pengembangan Energi & Mineral Indonesia (LPK & LSP PEM Indonesia).
”Yang beralamat di Jalan Raya Nasional Bojonegoro-Surabaya, Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,” tandasnya.(red)





