Lagi, PPSDM Migas Selenggarakan Program Pelatihan Bantuan Masyarakat

Kepala PPSDM Migas Waskito Tunggul Nusanto mengalungkan kartu peserta program pelatihan bantuan masyarakat Kementerian ESDM.

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) mengadakan Program Pelatihan Bantuan Masyarakat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) bactch 2.

Ada 6 pelatihan yang diselengarakan di PPSDM Migas. Yaitu Pelatihan Juru Las, Operator Scaffolding, Teknisi Instrumentasi Level 1, Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Operator, Operator Pesawat Angkat Angkut dan Ikat Beban Tingkat Juru Ikat Beban, serta Operasi Pesawat Angkat Angkut dan Ikat Beban Tingkat Operator Folklift.

Pelatihan ini sebagai tahap awal untuk membekali peserta secara teori maupun praktek tentang kemigasan. Pembukaan pelatihan dilaksanakan di Aula Barat Kantor Besar PPSDM Migas pada Senin, (06/01/23).

Peserta program pelatihan bantuan masyarakat Kementerian ESDM saat mengikuti pembukaan di PPSDM Migas.
© 2023 suarabanyuurip.com/Dok.ppsdm migas

Pembukaan program pelatihan bantuan masyarakat KESDM bactch 2 dibuka oleh Kepala PPSDM Migas Waskito Tunggul Nusanto. Dihadiri oleh sejumlah pihak, diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pelatihan Kab. Teluk Bintuni, Perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kab. Indramayu, Perwakilan Dinas ketenagakerjaan Kab. Siak, Kab Rembang dan Komando Rayon Militer Cepu.

Baca Juga :   Puncak Peringatan HUT RI Ke-78 di PPSDM Migas, Serahkan Beasiswa Pendidikan dan Tali Asih

“Kami di sini memberikan ruang kepada para peserta Program pelatihan ini yang nantinya dapat memberikan pengetahuan keterampilan dan sikap kerja agar memenuhi standart kompetensi kerja nasional indonesia pada bidang-bidang tersebut. Selain itu, diharapkan dapat ikut serta dalam kegiatan di bidang energi dan sumber daya mineral untuk sektor minyak dan gas yaitu mampu berkerja sama dengan team,” ungkap Waskito Tunggul pada pembukaan pelatihan.

Program Pelatihan ini direncanakan dengan kurikulum pelatihan yang terdiri dari 50 jam pelajaran teori dan 70 jam pelajaran praktik lapangan dengan total terdapat 120 jam pelajaran. Pelatihan akan dilaksanakan dalam 3 minggu dari 6 Februari – 24 Februari 2023 dilanjutkan dengan ujian sertifikasi.(adv/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *