Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Jalan beton precast di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuat warga ketar-ketir. Pasalnya, jalan beton precast senilai Rp 3,4 miliar memiliki rongga seukuran ban motor sehingga sangat membahayakan.
“Pengguna jalan sering terjatuh karena terperosok di rongga jalan. Apalagi kalau malam tidak ada penerangan, tentu bahaya sekali,” kata Sinto salah satu pengguna jalan di Desa Soko, Kecamatan Temayang.
Dia mengatakan, pembangunan Jalan Desa Soko Kecamatan Temayang Dusun Sekonang-Sekidang sebenarnya sangat membantu warga desa. Akan tetapi, pengerjaan jalan beton precast dinilai asal-asalan karena membahayakan keselamatan warga.
“Sebenarnya membantu, tapi juga membayakan pengguna jalan dan merugikan warga sekitar. Padahal baru saja dibangun,” katanya, Selasa (14/2/2023).
Kepala Desa Soko, Kecamatan Temayang Johan Haruo mengatakan, pembangunan jalan beton precast sangat membantu karena sebelumnya jelek. Akan tetapi dilihat pekerjaannya saat ini tentu sangat membahayakan warga yang melintas.
“Kerena belum dikaitkan, jadi sangat membahayakan warga apalagi malam hari, karena sepanjang jalan belum ada penerangan lampu,” katanya dilansie kanal suarabanyuurip tv.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro Retno Wulandari mengungkapkan, pengerjaan jalan beton precast itu menggunakan anggaran APBD tahun 2022.
“Nggih leres (Iya benar, menggunakan APBD 2022),” katanya.
Untuk diketahui, pengerjaan jalan precast beton itu menggunakan anggaran APBD 2022. Sesuai informasi di laman LPSE Kabupaten Bojonegoro, pengerjaan jalan precast beton Jalan Desa Soko Kecamatan Temayang Dusun Sekonang-Sekidang senilai Rp 3,4 miliar dengan pemenang tender CV Risky Jaya asal Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro.
Kemudian pembangunan jalan Desa Soko Kecamatan Temayang Dusun Sekonang-Dusun Soko dengan pemenang CV Langgeng Perkasa Jalan Dr Wahidin Kabupaten Bojonegoro. Tender pengerjaan jalan cor beton precast itu dimenangkan dengan anggaran sebesar Rp 3,3 miliar.(jk)





